Breaking News:

Driver Ojol Mendadak Tewas di Warteg Pasar Minggu, Saksi: Awalnya Teriak Minta Air Hangat

Seorang driver ojol tewas di sebuah warteg yang beralamat di Jalan Rawa Bambu Kompleks TNI AL, RT 006 RW 008, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
Ilustrasi tewas. Seorang driver ojol tewas di sebuah warteg yang beralamat di Jalan Rawa Bambu Kompleks TNI AL, RT 006 RW 008, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Seorang driver ojol tewas di sebuah warteg yang beralamat di Jalan Rawa Bambu Kompleks TNI AL, RT 006 RW 008, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Driver ojol yang bernama Komaruddin (50) itu mendadak tewas begitu baru hendak memesan minuman di warteg.

Tewasnya pria asal Ciamis tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB pada Rabu (23/6/2021).

Driver online lainnya, Azis yang awalnya sedang duduk-duduk santai dikabarkan oleh pemilik warteg tentang info tewasnya seorang pria di warung makannya.

Ia pun langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Ilustrasi mayat.
Ilustrasi mayat. (TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas)

"Driver dateng (Komaruddin), kemudian standarin motor. Langsung teriak teriak minta air hangat dan langsung jatuh," ungkap driver ojol, Aziz, berdasarkan penuturan pemilik warteg saat dikonfirmasi TribunJakarta.com pada Rabu (23/6/2021).

Dari video yang dihimpun TribunJakarta.com, tampak jasad korban yang tersungkur di bawah lantai warteg tengah ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. 

Pihak kepolisian kemudian memindahkan jasad Komarudin ke dalam kantung jenazah.

Korban mengendarai motor Supra abu-abu hitam dengan plat nomor B 3850 TFP.

Baca juga: Bersama Pangdam Jaya, Anies Baswedan Datangi Rusun Nagrak Tempat Isolasi OTG Covid-19 

Baca juga: Besok, GOR Ciracas Dibuka jadi Tempat Vaksinasi Massal Covid-19

Baca juga: Mobil Terbalik di Lenteng Agung Timpa Pengendara Motor hingga Luka, Sopir Kabur Tak Tanggung Jawab

Menurut Azis, jasad Komarudin dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati.

"Kayaknya (tewas) karena serangan jantung," duga Azis. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved