Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kasus Covid-19 di DKI Meroket, Wagub Ariza Sebut Jakarta Masuk Zona Merah

Sampai Rabu kemarin, total kasus aktif di DKI Jakarta mencapai 35.705 kasus dengan nilai positivity rate sepekan terakhir 27,7 persen

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona 

- Tempat untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, antara lain pasar rakyat, toko swalayan, berjenis minimarket, supermarket, hypermarket, perkulakan dan toko khusus baik yang berdiri sendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan dan toko/ warung kelontong:

Beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

3. Kegiatan Konstruksi

Tempat Konstruksi: Beroperasi 100% (seratus persen) dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat.

4. Kegiatan Belajar Mengajar

Sekolah/Perguruan Tinggi/Akademi/ Tempat Pendidikan/Pelatihan: Dilaksanakan secara daring/online.

Baca juga: Ketua The Jakmania Beberkan Alasan Utama Marc Klok Hengkang dari Persija Jakarta

Baca juga: Urusan Dimudahkan, Jangan Lupa Baca Surat Yasin di Malam Jumat, Cek Keutamaan Lainnya

Baca juga: 17 Perusahaan Terkenal Buka Magang Lewat Program Kampus Merdeka, Ini Persyaratan dan Cara Daftarnya

5. Kegiatan Restoran

Warung makan, rumah makan, kafe, restoran, pedagang kaki lima/lapak jajanan pada lokasi binaan dan lokasi sementara:

a. Makan/ minum di tempat paling banyak 25% (dua puluh lima persen) kapasitas pengunjung;

b. Dine-in sampai dengan pukul 20.00 WIB;

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved