Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Satu RT di Petogogan Jakarta Selatan Terapkan Mikro Lockdown, 6 Orang Masih Positif Covid-19

Lurah Petogogan M Nur mengatakan, saat ini terdapat 6 warga yang masih dinyatakan positif Covid-19, dari jumlah semula 11 orang.

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Kondisi permukiman warga di Jalan Wijaya 1 Gang Langgar RT 06/RW 03 Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang memberlakukan mikro lockdown, Kamis (24/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Permukiman warga di Jalan Wijaya 1 Gang Langgar RT 06/RW 03 Kelurahan Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan masih memberlakukan mikro lockdown hingga Kamis (24/6/2021).

Lurah Petogogan M Nur mengatakan, saat ini terdapat 6 warga yang masih dinyatakan positif Covid-19, dari jumlah semula 11 orang.

"Sekarang tinggal 6 orang yang positif dan menjalani isolasi mandiri. Lima orang sudah sembuh," kata M Nur saat ditemui di lokasi.

Enam warga tersebut, jelas M Nur, menjalani isolasi mandiri di tiga rumah.

Pantauan TribunJakarta.com, setiap rumah tersebut ditempeli stiker bertuliskan "Sedang Menjalani Isolasi Mandiri".

Permukiman yang tengah memberlakukan mikro lockdown tampak sepi. Hampir semua rumah dalam kondisi tertutup.

Baca juga: 180 Jenazah Covid-19 Dimakamkan Dalam Sehari, Anies Baswedan: Rekor Selama Pandemi

Baca juga: Tiga Bulan Beroperasi, TPU Rorotan Sudah Tampung 900 Jenazah Pasien Covid-19

Baca juga: Aparat Kepolisian Mengalami Luka Ringan Imbas Bentrokan di Dekat PN Jakarta Timur

Hanya terlihat beberapa warga yang sedang duduk-duduk di depan rumahnya.

Sementara itu, akses keluar masuk di RT 06/RW 03 Kelurahan Petogogan dijaga oleh aparat tiga pilar yang terdiri dari Polri, TNI, dan Satpol PP.

Dapur umum juga telah didirikan dengan dana swadaya dari warga sekitar. Dapur umum tersebut difungsikan untuk memenuhi kebutuhan warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Ya kita berharap 6 orang ini segera sembuh dan tidak ada lagi kampung di Petogogan yang di-lockdown. Intinya semoga tidak ada klaster-klaster baru lagi," ujar Nur.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved