Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Tak Jadi Dilaksanakan Juli 2021, Wali Kota Tangsel Pastikan Sekolah Tatap Muka Ditunda

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memastikan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM) ditunda. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memastikan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM) ditunda.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memastikan sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka (PTM) ditunda. 

Hal itu disampaikan Benyamin di diskusi daring yang diadakan Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (24/6/2021).

Benyamin mengatakan, pihaknya memang sudah merencanakan PTM pada awal tahun ajaran baru atau pertengahan Juli 2021.

Namun perkembangan kasus Covid-19 di Tangsel terus melonjak dan semakin mengkhawatirkan.

"Tetapi dengan perkembangan sekarang ini kami sedang mengevaluasi ulang. Karena setiap hari kami mencatat dan memperhatikan betul perkembangan data covid, baik yang sembuh, tingkat penularan, tingkat kematian," kata Benyamin.

Diskusi daring yang diadakan Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (24/6/2021).
Diskusi daring yang diadakan Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (24/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAH TOHIR)

"Jadi intinya adalah kalaupun nanti kami akan melakukan sekolah tatap muka mungkin bukan pada awal tahun ajaran baru, saya ingin hati-hati, karena jangan sampai kemudian sekolah tatap muka ini mengorbankan kesehatan anak-anak kita," tambahnya.

Menurutnya, anak-anak kini menjadi kategori yang rentan terpapar Covid-19

PTM dianggap berisiko menjadi klaster penularan virus ganas itu.

Baca juga: Update Penambahan Covid-19 di DKI Per Kecamatan, Ciracas Paling Tinggi, Kep Seribu Utara Cuma 2

Baca juga: Manfaat Baca Shalawat Nariyah Menurut Ustaz Abdul Somad, Dimudahkan Urusan hingga Dilancarkan Rezeki

Baca juga: Berubah Mulai Besok, Simak Jadwal Terbaru Operasional MRT Jakarta: Penumpang Dibatasi

"Yang kami kesulitan ini bagi tingkat Paud dan TK yang sama sama juga mereka ingin melakukan sekolah tatap muka. Karena sekolah pakai daring agak sulit buat mereka," kata dia.

Benyamin enggan ambil risiko, dan memilih situasi pandemi Covid-19 mereda untuk PTM.

"Jadi saya tidak ingin terkunci kepada awal tahun ajaran Bulan Juli, ah itu mungkin bisa kita mundur sampai suasananya itu betul-betul memungkinkan dibukanya sekolah tatap muka dengan SOP dengan prokes yang ketat," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved