Breaking News:

Ini Alasan Pihak Masjid Agung Al-Azhar Tetap Gelar Salat Jumat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Iding, mengatakan keputusan menggelar Salat Jumat mengacu pada maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Suasana Salat Jumat di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tetap menggelar ibadah Salat Jumat pada hari ini, Jumat (25/6/2021).

Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Iding, mengatakan keputusan menggelar Salat Jumat mengacu pada maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta.

"Karena ada maklumat dari MUI Jakarta, masih boleh menggelar Salat Jumat dengan protokoler yang ketat," kata Iding saat dikonfirmasi.

Iding menambahkan, pengurus Masjid Agung Al-Azhar telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar tidak terjadi kerumunan.

"Kalau kerumunan kan sudah kita antisipasi bahwa kita sudah menggunakan protokol kesehatan yang ketat, terutama menjaga jarak ya," terang dia.

Selain itu, ia menyebut mayoritas jemaah Salat Jumat merupakan pegawai Al-Azhar.

"Selain dia menjaga protokol kesehatan, mereka pun sudah banyak yang divaksinasi (Covid-19)," ucap Iding.

pihak Masjid Agung Al-Azhar akan tetap membatasi jumlah jemaah yang hadir.

"Jemaah dibatasi 50 persen dari kapasitas. Di Masjid Al-Azhar itu jarak antara satu jemaah dengan jemaah lain itu ada sekitar semeter lebih kayaknya," ujar Iding.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved