Breaking News:

Ini Alasan Pihak Masjid Agung Al-Azhar Tetap Gelar Salat Jumat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

Kepala Kantor Masjid Agung Al-Azhar, Iding, mengatakan keputusan menggelar Salat Jumat mengacu pada maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Suasana Salat Jumat di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020). 

Iding memastikan pengurus Masjid Agung Al-Azhar bakal menerapkan protokol kesehatan ketat sebelum dan selama pelaksanaan Salat Jumat.

Jemaah akan melewati pengukuran suhu tubuh sebanyak dua kali saat memasuki gerbang dan ruangan masjid.

"Jemaah wajib mencuci tangan dengan sabun, membawa sajadah sendiri, dan tidak berkerumun sebelum dan sesudah salat," tutur Iding.

Baca juga: Masjid Agung Al-Azhar Jakarta Selatan Tetap Gelar Salat Jumat Hari Ini

Baca juga: Bacaan Surat An-Nas Ayat 1-6, Catat Juga Keutamaannya Diamalkan Setiap Hari

Baca juga: Sudah Lewat Sebulan, Pihak Keluarga Tak Kunjung Terima Hasil Autopsi Trio

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan ibadah Salat Jumat pada hari ini ditiadakan.

"Kami Provinsi DKI Jakarta melaksanakan apa yang sudah diputuskan. Tugas kami pemerintah daerah melaksanakan apa yang sudah diputuskan oleh satgas pusat dan Kemendagri. Termasuk ibadah diminta dilaksanakan di rumah, termasuk besok Salat Jumat berarti ditiadakan Salat Jumat di masjid," kata Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (24/6/2021).

Riza menambahkan, ditiadakannya Salat Jumat di masjid berlaku di wilayah yang masuk dalam kategori zona merah Covid-19.

Hanya saja, menurut Riza, hampir semua wilayah di Jakarta kini sudah masuk zona merah.

"Ya diperbolehkan (Salat Jumat di wilayah bukan zona merah). Tapi di Jakarta ini sudah hampir semua zona merah," ujar dia.

Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 di Jakarta terus melonjak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, penambahan kasus positif Covid-19 per Kamis (24/6/2021) sebanyak 7.505 kasus.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved