Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Jumlah Warga Penerima Vaksin Covid-19 di Kota Bekasi Belum Sampai 25 Persen Populasi

Jumlah warga penerima vaksin Covid-19 di Kota Bekasi belum sampai 25 persen dari total populasi penduduk.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat dijumpai di Posko Satgas Covid-19 Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Selasa (22/6/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Jumlah warga penerima vaksin Covid-19 di Kota Bekasi belum sampai 25 persen dari total populasi penduduk, hal ini disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Senin (28/6/2021).

Pria yang akrab disapa Pepen ini mengatakan, total populasi penduduk Kota Bekasi sebanyak 2,5 juta jiwa.

Berdasarkan data evaluasi Satgas Covid-19, penerima vaksin hingga 19 Juni 2021 di Kota Bekasi sebanyak 221.263 sasaran.

"Kalau (target) sekarang baru 500 ribu, belum sampai 25 persen dari jumlah penduduk," kata Rahmat.

Baca juga: Pemkot Bekasi Gelar Kembali Vaksinasi Massal dengan Target 25.000 Peserta, Begini Cara Daftarnya

Baca juga: Pasien Membludak, Pengelola RSUD Kota Bekasi Bangun Lima Tenda Darurat Tambahan

Rahmat menginginkan, jumlah warga yang mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi bisa mencapai 70 persen dari jumlah populasi penduduk.

"Dari 2,5 juta jiwa (populasi penduduk) itu kalau 70 persenny sekitaran 1,7 juta jiwa, tapi persoalannya (ketersediaan vaksin di pemerintah pusat) harus dibagi-bagi (dengan daerah lain)," terangnya.

Meski begitu, pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin agar ketersediaan vaksin untuk warga Kota Bekasi terus tersedia agar kegiatan vaksinasi terus dapat dilakukan.

Pemerintah Kota (Pemkot) telah menggelar serangkaian vaksinasi massal, pertama sebanyak 2.000 sasaran, vaksinasi massal kedua 4.000 sasaran dan ketiga sebanyak 8.000 sasaran.

Rencananya, vaksinasi massal akan digelar kembali pada 1 Juli 2021 mendatang di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi dengan jumlah sasaran sebanyak 25.000 orang.

Adapun untuk persyaratan mendaftar sebagai sasaran vaksinasi massal, warga ber-KTP Kota Bekasi dapat mendatangi kelurahan tempat domisili masing-masing.

"Berkoordinasi dengan RT/RW agar pendaftaran bisa dilakukan secara kolektif, tetapi pada intinya pendaftaran terpusat di kelurahan masing-masing," terang Rahmat.

Bagi warga ber-KTP Kota Bekasi, persyaratan mendaftar cukup membawa fotokopi KTP, sedangkan warga KTP luar daerah tetapi berdomisili di Kota Bekasi wajib meminta surat pengantar RT/RW.

Setelah itu, proses skirining beserta swab antigen akan dilakukan di kelurahan sehari sebelum pelaksanaan vaksinasi massal.

"Semua masyarakat boleh mendaftar, baik yang usia produktif, maupun lansia," ujar Rahmat. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved