Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

700 Jenazah di Kabupaten Tangerang Telah Dimakamkan di TPU Khusus Covid-19

Ratusan jenazah sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buni Ayu yang berlokasi di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Ratusan jenazah sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buni Ayu yang berlokasi di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Selasa (29/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Ratusan jenazah sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Buni Ayu yang berlokasi di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.

TPU Buni Ayu sendiri merupakan pemakaman khusus korban Covid-19 yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Melonjaknya kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang pun membuat Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menengok TPU Buni Ayu.

Ia mengakui kalau angka kematian pasien Covid-19 sangat tinggi.

Sehingga meminta semua elemen untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) 5M.

"Kalau untuk lahan semuanya siap, hanya saja untuk fasilitas yang lain sudah kami diskusikan dengan kepala dinas untuk ada penambahan seperti PJU dan jalan setapak untuk segera disiapkan," kata Zaki dalam keterangannya, Selasa (29/6/2021).

Berdasarkan data yang masuk ke Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang, pasien Covid-19 yang meninggal itu berasal dari sejumlah rumah sakit dikawasan tersebut.

Sepanjang Maret 2020 sampai Juni 2021 ini, jumlah jenazah yang dimakamkan dengan prosedur Covid-19 di TPU Buniayu telah mencapai 785 jenazah.

Zaki melanjutkan, di masa pendemi Covid-19 ini masyarakat diimbau untuk selalu menaati protokol kesehatan dengan lebih ketat lagi dan terapkan.

Baca juga: Halaman Rumah Sakit Khusus di Tangerang Disulap Jadi Ruang IGD Pasien Covid-19

Baca juga: The Jakmania Kerja Sama dengan Pemprov DKI Menggelar Program Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Ben Kasyafani Cerita Soal Pengalamannya Terpapar Virus Covid-19

Sebab, angka kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Tangerang sedang sangat tinggi.

"Untuk RSUD penuh semuanya termasuk ICU dan Rumah Singgah, untuk rumah singgah ada opsi penambahan dan itu ditujukan untuk masyarakat yang masuk ke kategori OTG dan sudah dipastikan positif Covid-19," pungkasnya.

Selain itu, untuk vaksinasi bagi masyarakat di Kabupaten Tangerang, Zaki mengimbau untuk masyarakat yang sudah mendaftar dimohon untuk bersabar.

Ini dikarenakan jumlah vaksin yang ada di Kabupaten Tangerang sangat terbatas.

"Karena memang vaksinnya sangat terbatas, Insya Allah setelah tanggal 29 Juni akan ada vaksinasi reguler setiap minggunya, dimohon untuk bersabar dan sekali lagi saya mohon maaf kepada yang sudah mendaftar, mudah-mudahan sekitar 3 juta penduduk yang ada di Kabupaten Tangerang sudah tervaksin sampai bulan Desember nanti," tutupnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved