Breaking News:

Persija Jakarta

The Jakmania Kerja Sama dengan Pemprov DKI Menggelar Program Vaksinasi Covid-19

Ketua umum The Jakmania, Diky Soemarno selaku mengatakan, program vaksinasi The Jakmania, adalah bentuk tanggung jawab suporter Persija

Tribunnews.com/Abdul Majid
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno saat ditemui usia mengikuti acara pengumuman pelatih anyar Persija Jakarta di Hotel Monopoli, Jakarta, Kamis (10//6/2021). 

Laporan Reporter WARTAKOTALIVE.COM, Rafsanzani Simanjorang

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Suporter Persija Jakarta, The Jakmania akan mengadakan program vaksinasi anggota The Jakmania.

Program ini dilakukan dengan kerja sama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta, dimana vaksinasi akan dilakukan di sentra vaksinasi Pemda DKI Jakarta.

Saat ini bagi anggota The Jakmania yang berada di JABODETABEK, yang berminat untuk menerima vaksinasi, dapat menghubungi korwil dan kepala biro dengan menyerahkan foto KTA, foto KTP dan nomor handpohe.

Pendaftaran akan ditutup 10 Juli mendatang, lalu waktu dan tempat vaksinasi akan diberitahukan kemudian.

Ketua umum The Jakmania, Diky Soemarno selaku mengatakan, program vaksinasi The Jakmania, adalah bentuk tanggung jawab suporter Persija terhadap Jakarta, sekaligus bentuk dukungan terhadap program pemerintah DKI Jakarta dalam menangani penyebaran virus Covid-19.

Baca juga: Sisi Lain Rohit Chand, Pilar Persija Jakarta yang Hobi Membaca Novel

Baca juga: Ada Sosok Baru Terlihat Berlatih Bersama Persija Jakarta, Bakal Jadi Pilar Macan Kemayoran?

Baca juga: Pelatih Persija Jakarta Akui Macan Kemayoran Sedang Cari Pengganti Marc Klok

"Sebagai masyarakat Jakarta, kami harus berperan serta mengajak dan mengkampanyekan program vaksinasi ini demi kebaikan bersama. Ini merupakan ikhtiar. Meski vaksin tidak menjamin kita tidak tertular, namun menurut kabar vaksin setidaknya mengurangi resiko parah saat terpapar," ujarnya kepada Warta Kota, Selasa (29/6/2021).

Lanjut Diky, program vaksinasi The Jakmania adalah salah satu bentuk empati pula, dan pihaknya tidak memaksakan kehendak anggota untuk menerima vaksin atau sebaliknya.

Namun, sebagai wadah, The Jakmania berusaha untuk terus mengkampanyekan vaksinasi.

"Teknis inventaris data-data anggota yang menerima vaksin nanti ada di setiap wilayah DKI Jakarta. Penutupan 10 Juli mendatang dan ini tidak ada sifat paksaan. Jika The Jakmania antusias, kami akan sangat bersyukur, dan jika masih sedikit, mungkin kami harus kampanyekan lagi," tambahnya.

Diky sendiri selaku penyintas Covid-19 berharap agar anggota The Jakmania tidak merasakan apa yang sudah ia lalui.

Ia pun berharap agar anggota The Jakmania dapat mengikuti program yang telah diberikan pemerintah untuk kebaikan bersama.

"Ini juga kan bentuk tanggung jawab kami sebagai warga DKI Jakarta untuk mendukung program pemerintah DKI Jakarta dalam mengatasi penyebaran Covid-19 ini dan menjaga Jakarta," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved