Antisipasi Virus Corona di Bekasi

60 Persen Kapasitas Rumah Sakit di Seluruh Kota Bekasi Digunakan untuk Penanganan Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, seluruh rumah sakit di wilayahnya telah melakukan perluasan kapasitas

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kepala Dinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati saat dijumpai di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Rabu (30/6/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, seluruh rumah sakit di wilayahnya telah melakukan perluasan kapasitas tempat isolasi pasien Covid-19.

Tanti mengatakan, persentase kapasitas seluruh rumah sakit di Kota Bekasi 60 persen daya tampunya digunakan khusus untuk isolasi pasien Covid-19.

Sedangkan sisa daya tampung sebesar 40 persen, digunakan untuk melayani pasien noncovid-19 yang perlu pertolongan medis.

"Kalo RS (rumah sakit) swasta ruang isolasi masing-masing sudah di atas rata-rata 60 persen. Jadi sudah melebihi yang dianjurkan oleh Kemenkes, cuman kasusnya aja luar biasa," jelasnya.

Tanti memastikan, seluruh rumah sakit di Kota Bekasi saat ini bertindak sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

"Kita semua rumah sakit rujukan. Beda dengan kabupaten lain yang hanya satu dua. Di Kota Bekasi semua menjadi RS rujukan dan tidak boleh ada yang nolak," tegasnya.

Baca juga: Terungkap Alasan Pengemudi Pajero Sport Nekat Aniaya Sopir Truk, Pelaku Tak Ada Gangguan Jiwa

Baca juga: PPKM Mikro Darurat di Kota Bekasi, Lockdown Dimulai dari Lingkup Keluarga

Baca juga: Polisi Sebut Tabung Oksigen Didatangkan Impor, Butuh 1-2 Bulan Sampai ke Indonesia

Berdasarkan data hasil evaluasi Satgas Covid-19 Kota Bekasi per 26 Juni 2021, tingkat keterisian rawat inap isolasi atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit mencapai 88,28 persen.

Sebagai rincian, total BOR isolasi di seluruh rumah sakit di Kota Bekasi sebanyak 2107 tempat tidur, hingga data terakhir evaluasi terdapat 1860 tempat tidur yang terisi.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, khusus di RSUD Chasbullah Abdulmadjid 75 persen kapasitas saat ini sudah digunakan untuk isolasi pasien Covid-19.

"Saya sudah minta di RSUD 75 persen untuk covid, 25 persennya untuk noncovid, kita juga sudah tambah tenda darurat untuk triase," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved