Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Soal Rencana PPKM Darurat di DKI, Gubernur Anies: Ini Ikhtiar Penyelamatan, Bukan Sekedar Pembatasan

Anies Baswedan berkomentar soal rencana Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diumumukan oleh Pemerintah Pusat.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan jam malam - Anies Baswedan berkomentar soal rencana Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diumumukan oleh Pemerintah Pusat. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkomentar soal rencana Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diumumukan oleh pemerintah pusat.

Menurut Anies, langkah ini bukan hanya sekedar pembatasan saja. Melainkan sebuah upaya penyelamatan di tengah merebaknya wabah virus corona di Indonesia.

"Saya ingin sampaikan dikit. Ini adalah ikhtiar penyelamatan, bukan sekedar pembatasan. Jadi jangan kita kira pembatasan untuk pembatasan. Bukan," kata Anies di Balai Kota, Rabu (30/6/2021).

Anies menyampaikan, saat ini rencana penerapan PPKM darurat masih dibahas oleh pemerintah pusat.

Ia menyebut, keputusan ini masih difinalisasi oleh Menko Maritim dan Investasi sebagai Ketua Penanganan di Jawa.

Nantinya, penerapan aturan tersebut tidak akan berlaku hanya di satu atau dua wilayah saja.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan sidak protokol kesehatan di sejumlah restoran di kafe di kawasan Kemang dan Senopati, Jakarta Selatan Sabtu (19/6/2021) dini hari tadi.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan sidak protokol kesehatan di sejumlah restoran di kafe di kawasan Kemang dan Senopati, Jakarta Selatan Sabtu (19/6/2021) dini hari tadi. (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

"Jadi bukan hanya untuk satu atau dua lokasi saja. Se jawa itu artinya gini, dibuat kriteria, nanti masing- masing kabupaten, kota mengikuti kriteria itu. Masuk di dalam katagori apa. Dari situ, ketentuan garis kecilnya itu disebutkan. Jadi akan ada panduan detail tentang bentuk-bentuk pembatasan yang akan dilakukan," imbuhnya.

Anies belum mau merincikan secara detail soal rencana PPKM darurat tersebut yang juga akan berlaku di Jakarta.

Namun yang jelas, kata Anies akan ada panduan secara detail terkait bentuk-bentuk pengetatan pembatasan yang akan diterapkan kemudian.

Baca juga: Dibully di Medsos karena Bagikan Nasi dengan Lauk Sederhana Isi Telur & Buncis, PSI Dibela Warganet

Baca juga: Bawang Putih Bisa Obati Sakit Pilek hingga Asam Urat, Berikut Sederet Manfaat Lainnya

Baca juga: Setop Layanan Pasien Non-Covid-19, RUSD Kabupaten Bekasi Dirikan Tenda Darurat

Ia pun berujar, bahwa langkah ini merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam menyelamatkan masyarakat dari penyebaran Covid-19.

"Jadi kalau mendengar ada pesan mengenai kita harus mengurangj kegiatan, jangan membayangkan bahwa 'aduh kemewahan yang kita miliki untik berkegiatan hilang. Jangan. Tapi dipandang kalau gitu kami sedang diselamatkan, ini supaya tidak tertular," tuturnya.
 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved