Breaking News:

Lawan Covid19

Bupati Tangerang Perpanjang PPKM Mikro: Daripada Korban Covid-19 Bertambah Banyak

Kasus covid-19 semakin meninggi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terpaksa memperpanjang kebijakan PPKM Mikro.

Editor: Siti Nawiroh
Shutterstock via Kompas
Ilustrasi corona 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kasus covid-19 belum melandai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terpaksa memperpanjang kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Selain itu, Tangerang merupakan salah satu kabupaten yang masuk wilayah zona merah covid-19.

Ditambah di tengah lonjakan kasus, saat ini jumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) dan tenaga medis Tangerang masih terbatas.

Untuk itu, PPKM Mikro terpaksa harus diperpanjang lagi.

Keputusan perpanjangan ini tertuang dalam surat edaran Bupati Tangerang yang diterbitkan pada 28 Juni 2021, untuk menekan lonjakan signifikan angka penyebaran virus corona (Covid-19).

Baca juga: Apa Itu Ivermectin? Obat yang Disebut Susi Pudjiastuti Bantu Penyembuhan Covid-19 dalam Waktu 7 Hari

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya terpaksa memperpanjang kebijakan ini karena melihat angka lonjakan yang bergerak sangat cepat.

"Jadi 2 minggu bahkan hampir 3 minggu ke depan, kami terpaksa harus melakukan pembatasan yang sangat ketat kepada masyarakat. Karena memang penyebaran virusnya sudah sangat cepat dan massive sekali," ujar Ahmed Zaki, dalam diskusi virtual FMB9 bertajuk 'Mitigasi Lonjakan Kasus Covid-19', Kamis (1/7/2021) sore.

Baca juga: Bupati Tangerang Siapkan Sanksi Bagi Pelaku Bisnis yang Langgar Perpanjangan PPKM Mikro

Selain itu, kata dia, saat ini jumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) dan tenaga medis di wilayahnya pun sangat terbatas akibat lonjakan kasus.

"Ditambah dengan fasilitas kesehatan kita, tenaga kesehatan yang terbatas pada saat ini," kata Ahmed Zaki.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pihaknya harus menerapkan kebijakan PPKM Mikro yang diperketat.

Ini sejalan dengan keputusan yang baru saja diumumkan pemerintah pusat terkait penerapan 'PPKM Darurat' di Pulau Jawa dan Bali.

"Daripada menambah banyak dan berjatuhan korban karena paparan Covid-19, jadi kami lebih baik mengambil tindakan yang cukup tegas nantinya dan ketat dalam rangka pelaksanaan PPKM Mikro diperketat ini," tegas Ahmed Zaki.

Dikutip dari laman resmi covid19.tangerangkab.go.id, data yang tercatat hingga Kamis, 1 Juli 2021 menunjukkan bahwa kasus suspect dirawat mencapai 23, kasus konfirmasi total 15.009, kasus konfirmasi dirawat 206, kasus konfirmasi isolasi 747, kasus konfirmasi sembuh 13.752, serta kasus konfirmasi kematian mencapai 304.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Covid Naik dan Fasilitas Layanan Kesehatan Terbatas, Bupati Tangerang Perpanjang PPKM Mikro

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved