Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

PLN Jawa Barat Siagakan Ribuan Petugas dan 103 Genset untuk Pasokan Listrik di RS Rujukan Covid-19

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat memastikan, pihaknya mempriotaskan pasokan listrik untuk rumah sakit rujukan Covid-19

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Ilustrasi petugas PLN UP3 Bekasi saat melakukan persiapan pelayanan listrik ke pelanggan.  

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI - PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat memastikan, pihaknya mempriotaskan pasokan listrik untuk rumah sakit rujukan Covid-19 dan pabrik produsen oksigen di wilayah setempat.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Agung Nugraha, mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa pekan terakhir.

Hal ini bahkan berimplikasi pada keterisian rumah sakit yang nyaris membeludak, kebutuhan pasokan listik kata dia, sangat penting untuk menunjang pelayanan kesehatan.

Ketersediaan pasokan listrik kata Agung, untuk wilayah Jabar sebesar 13.106 MW, beban puncak kebutuhan listrik sebesar 7.694 MW sehingga tersedia cadangan daya sebesar 5.412 MW.

"Cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat terutama kita prioritaskan saat ini kebutuhan untuk rumah sakit rujukan, rumah isolasi pasien Covid-19 serta produsen oksigen," kata Agung.

Disamping itu, Agung memastikan telah menyiapkan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi gangguan pasokan listrik agar tidak mengganggu pelayanan kesehatan dan produksi oksigen medis.

Baca juga: Konsumsi Meningkat Selama Pandemi, Penjualan Listrik PLN Jawa Barat Naik Awal Tahun 2021

"Kami mendukung penanganan Covid-19 melalui jaminan pasokan listrik 24 jam, agar operasi rumah sakit dan industri produsen oksigen tetap aman dan lancar," terangnya.

Langkah-langkah itu diantaranya, menyiagakan sebanyak 4.137 petugas terdiri dari petugas pelayanan teknik dan personil siaga yang didukung oleh berbagai sarana.

Adapun sarana pendukung yang telah disiapkan, kata Agung yakni, 700 unit kendaraan, 103 buah genset, 20 buah UPS, 99 Unit Gardu Bergerak, dan 12 unit mobil deteksi.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan rumah sakit dan industri produsen oksigen di Jawa Barat agar memastikan komunikasi berjalan baik serta mencari solusi yang cepat dan tepat," tegasnya.

Sementara itu, Kepala PLN UP3 Bekasi Rahmi Handayani mengatakan, pihaknya telah melakukan siaga kelistrikan di hampir seluruh rumah sakit di Kota Bekasi.

"Kesiapsiagaan kami berada di RSUD Kota Bekasi yang menjadi rumah sakit rujukan utama, kemudian di RSD Stadion Patriot Candrabhaga, selanjutnya RS Anna Medika, RS Awal Bros Bekasi Utara, RS Awal Bros Bekasi Timur dan RS Mitra Keluarga Bekasi Timur," kata Rahmi. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved