Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Wakil Wali Kota Bekasi Positif Covid-19 : Indra Penciuman Tidak Berubah, Rasanya Seperti Masuk Angin

Tri mengatakan, sejauh ini kondisi fisiknya cukup baik meski sudah dinyatakan positif Covid-19 melalui hasil swab tes

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Ilustrasi Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono dinyatakan positif Covid-19 pada, Selasa 1 Juli 2021. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono dinyatakan positif Covid-19 pada, Selasa 1 Juli 2021.

Tri Adhianto saat ini menjalani isolasi mandiri (isoman) di kediamannya.

Tri saat dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini kondisi fisiknya cukup baik meski sudah dinyatakan positif Covid-19 melalui hasil swab tes.

Ia mengaku tidak merasakan gejala, seperti misalnya kehilangan indera penciuman, menurunnya nafus makan apalahi demam.

Baca juga: Varian Delta Disebut Rentan Serang Anak, Terapkan 5 Hal Ini Agar Si Kecil Terhindar dari Covid-19

"Enggak ada (gejala), indera penciuman enggak berubah, nasfu makan juga masih normal, enggak ada yang dirasain," kata Tri, Jumat (2/7/2021).

Sehari sebelum dinyatakan positif Covid-19, Tri melakukan aktivitas seperti biasa. Seperti misalnya menghadiri kegiatan webinar hari anti narkoba sedunia di Stadion Patriot Bekasi.

Setelah dari berkegiatan, Tri memang merasa tidak enak badan. Siang ia memilih pulang untuk beristirahat agar kondisi badannya kembali pulih.

Baca juga: 12 Orang Terpapar Covid-19, PN Bekasi Ditutup Sementara

"Siang tuh pulang, lalu diurut, abis diurut istri bilang 'udahlah diswab aja' panggil RSUD, kira-kira jam 4 di tes swab, jam 9 hasilnya positif," ucapnya.

Tri menambahkan, tidak enak badan yang dia rasakan seperti halnya masuk angin. Bahkan, dia mengaku sempat dikerokin oleh sang istri untuk terapi pemulihan.

"Ya rasanya sih pada waktu itu kayak masuk angin memang, saya sebetulnya begitu dikerokin udah kerasa enak sebetulnya," ucapnya.

Baca juga: Antrean Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Terjadi di Kota Bekasi, Jasad Pasien Menumpuk di RSUD

Saat ini, dia masih menjalani isoman di kediamannya. Dia meminta doa kepada seluruh masyarakat Bekasi agar kembali pulih dan bisa beraktivitas seperti sebelumnya.

Disamping itu, dia juga meminta dukungan ke masyarakat agar terus menjaga prokol kesehatan, menjaga kesehatan agar sama-sama memerangi pandemi Covid-19.

"Doakan tenaga kesehatan kita diberikan kekuatan, terus warga masyarakat ikhlas, sabar, bahwa ini persoalan harus di hadapi bareng-bareng," tegasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved