Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Melihat Kesibukan di TPU Pedurenan Bekasi Hingga Prosesi Salat Jenazah di Komplek Pemakaman

Sejumlah mobil keluarga pengantar turut hilir mudik menambah sibuk suasana TPU Pedurenan yang berada di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Yusuf Bachtiar
Proses pemakaman jenazah Covid-19 di TPU Pedurenan Kota Bekasi, Minggu (7/6/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MUSTIKAJAYA - Tingginya kasus kematian karena Covid-19 membuat aktivitas di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pedurenan, Kota Bekasi sibuk kedatangan mobil jenazah, Minggu (4/7/2021).

Tidak hanya kedatangan mobil jenazah, sejumlah mobil keluarga pengantar turut hilir mudik menambah sibuk suasana TPU Pedurenan yang berada di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.

Tidak sampai di situ, terlihat beberapa orang keluarga pengantar jenazah pasien Covid-19 juga sempat menggelar salat jenazah di komplek pemakaman.

Mereka berdiri membentuk barisan salat, kompak menghadap mobil jenazah yang didalamnya terdapat anggota keluarga yang terbujur dalam peti berwarna putih.

Bagian belakang pintu mobil jenazah dibiarkan terbuka lebar, susana haru tampak terasa ketika salat jenazah berlangsung.

Baca juga: Bantu Tangani Pasien Covid-19, Pemprov DKI Sediakan Posko Isi Ulang Tabung Oksigen di Monas

Suara takbir dari keluarga yang ditinggalkan terdengar lirih di tengah hiruk pikuk kesibukan TPU Pedurenan sore itu, seolah memecah kebisingan yang terjadi di sekitarnya.

Terlebih, tidak jauh dari blok makam khusus Covid-19, tengah berlangsung proyek pematangan lahan untuk perluasan area makam dengan kegiatan bongkar muat truk tanah.

Seorang relawan mobil jenazah dari LSM Somasi (Solideritas Masyarakat Bekasi) bernama Budi Harianto mengatakan, permintaan antar-jemput jenazah meningkatkan drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Baca juga: Puluhan Petugas Pemulasaran Jenazah Covid-19 Disiagakan di Kabupaten Kepulauan Seribu

"Saya punya mobil (ambulance/jenazah) tiga, hari ini ada tiga ke TPU Pedurenan, tapi kemarin dari rumah ke rumah bisa lima kali dalam satu hari," kata Budi.

Budi menjelaskan, tugasnya bukan hanya melayani antar-jemput jenazah lalu dibawa ke Pedurenan, tapi kerap membantu pihak puskesmas atau kelurahan untuk mengirim jenazah ke lokasi pemulasaraan.

Lokasi pemulasaraan biasanya berada di RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, baru setelah itu jenazah dibawa ke TPU Pedurenan untuk dikebumikan.

Baca juga: Jika Ingin Covid-19 Selesai, Anies Baswedan: Caranya Tinggal di Rumah dan Ikut Vaksinasi

Menurut Budi, fenomena pasien Covid-19 meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri marak terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

"Permintaan dari rumah ke rumah sangat luar biasa, karena peningkatan orang yang sedang isoman dan meninggal dunia," jelasnya.

Dari informasi UPTD TPU Pedurenan Kota Bekasi, hingga pukul 16.30 sudah ada 53 jenazah Covid-19 yang dimakamkan pada Minggu, (4/7/2021).

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved