Breaking News:

Diakses 17 Juta Orang, Gubernur Anies Akui Situs Pengajukan SRTP Lemot dari Pagi

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, situs pengajuan Surat Tanda Registrasi Pekerja (SRTP) sempat lemot dan tak bisa diakses.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, situs pengajuan Surat Tanda Registrasi Pekerja (SRTP) sempat lemot dan tak bisa diakses. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, situs pengajuan Surat Tanda Registrasi Pekerja (SRTP) sempat lemot dan tak bisa diakses.

Pasalnya, situs Jakevo diakses oleh jutaan orang dalam waktu bersamaan.

TONTON JUGA

“Sistem tadi pagi sampai siang mengalami hang sampai sore, karena kapasitas untuk menampung aplikasi satu juta pendaftar bersamaan,” ucapnya, Senin (5/7/2021).

“Tapi, hari ini yang masuk tadi sampai 17 juta,” tambahnya menjelaskan.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, hal ini di luar dugaan lantaran hanya pekerja di sektor esensial dan kritikal yang boleh mengajukan SRTP.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (31/5/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (31/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI)

Ia pun menduga, banyak pekerja yang sebenarnya masuk sektor non esensial mengajukan pendaftaran untuk mendapatkan surat sakti tersebut.

“Kalau 17 juta itu artinya banyak yang sesungguhnya bukan sektor esensial dan kritikal ikut daftar,” ujarnya dalam konferensi pers virtual.

Baca juga: FOTO Kemacetan di Jalan Raya Lenteng Agung Imbas Penyekatan Aparat Gabungan saat PPKM Darurat

Baca juga: PPKM Darurat Diberlakukan, Persija Jakarta Pustuskan Liburkan Pemain: Demi Kepentingan Lebih Besar

Untuk itu, Anies pun meminta pekerja di sektor non esensial untuk tidak mendaftarkan diri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved