Antisipasi Virus Corona di DKI

Bubarkan Kerumunan di Depan Plaza Kenari Mas, Polisi Semprot Warga Pakai Water Canon

Viral di media sosial Tiktok, polisi menyemprotkan air dari Water Canon ke arah warga yang berada di depan Plaza Kenari Mas, Senen, Jakarta Pusat.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Tangkapan layar video viral di Tiktok
Polisi membubarkan kerumunan di depan Plaza Kenari Mas menggunakan water canon. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Viral di media sosial Tiktok, polisi menyemprotkan air dari Water Canon ke arah warga yang berada di depan Plaza Kenari Mas, Senen, Jakarta Pusat.

Video itu diunggah pemilik akun Tiktok @herilyani752.

Peristiwa ini pun dibenarkan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Hariyadi.

Hengki mengatakan, tindakan tegas diambil polisi untuk membubarkan kerumunan warga yang ada di depan mal tersebut.

"Itu bukan warung (yang disemprot), tapi masyarakat yang berkerumun. Sudah diimbau berkali-kali, namun tetap tidak mau bubar," ucapnya, Selasa (6/7/2021).

Lantaran imbauan itu tak digubris, polisi akhirnya menyemprot kerumunan itu menggunakan mobil water canon.

"Sebelumnya sudah kami imbau dengan mobil penerangan. Tapi itu masyarakat yang berkerumun di depan sudah diimbau berkali-kali untuk bubar, tetap tidak bubar," ujarnya.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Barat ini menegaskan, pihaknya tak akan memberikan kompromi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Sebab, mereka berpotensi terpapar dan menyebarkan Covid-19 kepada orang-orang yang ditemuinya.

"Dari kerumunan, mereka pulang ke rumah, jadi klaster keluarga," kata Hengki.

Terlebih, kasus Covid-19 di DKI saat ini terus meroket dengan menambahan kasus mencapai 9.000 hingga 10.000 ribu per hari. 

Jumlah kasus aktif, baik pasien yang tengah dirawat atau yang menjalani isolasi pun hampir menembus angka 100.000.

"Dalam situasi seperti ini kami harus tegas, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Sesuai kebijakan PPKM Darurat, batasi mobilitas, hindari kerumunan," tuturnya.

Polisi membubarkan kerumunan di depan Plaza Kenari Mas menggunakan water canon.
Polisi membubarkan kerumunan di depan Plaza Kenari Mas menggunakan water canon. (ISTIMEWA/Tangkapan layar video viral di Tiktok)

Belum lagi, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di ibu kota yang terus menipis.

Sebagai informasi, BOR temlat tidur isolasi dan ruang Intensive Care Unit (ICU) di 140 rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersisa kini tak lebih dari 10 persen.

"BOR sudah memprihatinkan, kami cegah jangan ada korban lagi," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved