Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Anak Buah Anies Ngotot Tutup Kantor PT Equity Life Meski Perusahaan Esensial, Ini Penjelasannya

Pemprov DKI Jakarta ngotot menutup kantor PT Equity Life Indonesia yang berada di lantai 43 gedung Sahid Sudirman Center, Tanah Abang

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin seusai menutup permanen diskotek Kilo Kitchen di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta ngotot menutup kantor PT Equity Life Indonesia yang berada di lantai 43 gedung Sahid Sudirman Center, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Padahal, perusahaan asuransi itu masuk sektor esensial yang diizinkan buka selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kepala Satpol DKI Jakarta Arifin menjelaskan, PT Equity Life ditutup lantaran dinilai melanggar protokol kesehatan.

"Perusahaan itu ada pelanggaran protokol kesehatannya. Mereka melanggar ketentuan kapasitas, jaga jaraknya enggak dilakukan," ucapnya, Rabu (7/7/2021).

Sesuai ketentuan aturan PPKM Darurat, perusahaan esensial boleh bekerja dari di kantor atau work from office (WFO) dengan pembatasan kapasitas.

Maksimal karyawan yang bekerja di kantor ialah 50 persen dari kapasitas gedung tersebut.

"Jadi kalau pun boleh beraktivitas dibatasi kapasitas orangnya, jumlah batasan orang bekerja. Jangan kemudian esensial terus 100 persen kerja, ya tetap melanggar," ujarnya saat dikonfirmasi.

Tak hanya melanggar ketentuan kapasitas, PT Equity Life Indonesia juga dianggap memaksa ibu hamil bekerja di kantor.

Baca juga: Sidak Perkantoran di Jalan Sudirman, Anies Tunjuk-tunjuk Manajer HRD Lihat Ibu Hamil Dipaksa Ngantor

Padahal, ada ketentuan yang melanggar ibu hamil bekerja di kantor.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved