Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Anak Buah Anies Ngotot Tutup Kantor PT Equity Life Meski Perusahaan Esensial, Ini Penjelasannya

Pemprov DKI Jakarta ngotot menutup kantor PT Equity Life Indonesia yang berada di lantai 43 gedung Sahid Sudirman Center, Tanah Abang

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin seusai menutup permanen diskotek Kilo Kitchen di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (17/12/2020). 

Sebab, bila ibu hamil terpapar Covid-19, maka bisa berakibat fatal terhadap sang ibu dan juga buah hati yang ada di kandungannya.

"Jadi kalau pemilik tempat kerja memaksakan orang-orang yang sedang hamil itu kejahatan kemanusian," kata dia.

"Aturan harusnya dilindungi, tetapi malah dipaksa untuk bekerja," tambahnya menjelaskan.

Atas dasar ibu, Pemprov DKI akhirnya memberikan sanksi penutupan sementara kantor PT Equity Life Indonesia yang berada di gedung Sahid Sudirman Center, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Perusahaan itu ditutup hingga 20 Juli 2021 atau hingga masa PPKM Darurat di DKI Jakarta berakhir.

Baca juga: Gubernur Anies Ingatkan Perusahaan yang Masih Nekat Langgar PPKM Darurat Siap-siap Sanksi Tegas

Bantah Paksa Ibu Hamil Kerja

PT Equity Life Indonesia membantah tudingan memaksa pegawainya yang tengah hamil untuk bekerja.

Klarifikasi pun diberikan menanggapi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat sidak pada Selasa (6/7/2021) kemarin.

"Memang yang hamil ada, masuk satu orang, pas banget (Anies sidak). Dia sedang hamil 8 bulan dan hanya mengurus kebutuhan dia untuk cuti, dia itu bukan bekerja," ucap Corporate Communication PT Equity Life Indonesia Yuniarti, Rabu (7/7/2021).

Ia mengklaim, perusahaan yang bergerak di bidang asuransi itu taat dalam menjalankan aturan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved