Antisipasi Virus Corona di DKI

Rawan Kerumunan, 2 Titik di Jalan Budi Mulia Pademangan Disekat Setiap Malam Selama PPKM Darurat

Dua titik di Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara, disekat setiap malam selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Dua titik di Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara, disekat setiap malam selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, 3-20 Juli 2021.   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Dua titik di Jalan Budi Mulia, Pademangan, Jakarta Utara, disekat setiap malam selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, 3-20 Juli 2021.

Kapolsek Pademangan AKP Panji Ali Candra mengatakan, pertimbangan penyekatan di Jalan Budi Mulia mengingat lokasi tersebut yang rawan kerumunan karena menjadi destinasi kuliner.

"Jalan Budi Mulia ini merupakan salah satu tempat yang menjadi destinasi kuliner di Pademangan. Akhirnya pukul 20.00 WIB tepat kita lakukan penyekatan di dua akses," kata Panji, Rabu (7/7/2021).

Titik penyekatan pertama berada di simpang Gunung Sahari yang mengarah ke Jalan Budi Mulia.

Kemudian, yang kedua berada di jalanan depan RPTRA Budi Mulai.

"Kami sekat dengan maksud dalam masyarakat yang melakukan kegiatan kuliner kita batasi aksesnya," ucap Panji.

"Karena ramainya di malam hari, jadi pukul 20.00 WIB sesuai aturan pemerintah, kita sekat sampai pukul 24.00 WIB," sambungnya.

Penyekatan di kedua titik tersebut akan berlangsung setiap malam selama PPKM Darurat.

Di setiap titik penyekatan, dikerahkan petugas Tiga Pilar Pademangan yang terdiri dari TNI-Polri dan Satpol PP.

Baca juga: Razia PPKM Darurat Sasar Jalan Budi Mulia Pademangan, Kawasan Ramai PKL dan Rawan Kerumunan

Unsur masyarakat juga dilibatkan dalam rangka antisipasi penyebaran Covid-19 ini.

Panji menambahkan, selama penyekatan diberlakukan, hanya warga penghuni permukiman di Jalan Budi Mulia saja yang bisa melintas.

"Tapi warga yang bertransaksi atau membeli sesuatu di atas jam 20.00 WIB kita batasi aktifitasnya," kata Panji. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved