Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Tempat Biliar di Tangerang Kelabui Petugas Saat PPKM Darurat, Pintu Ditutup Setengah Seolah Tutup

Petugas menemukan tempat biliar yang menjual ratusan minuman keras (miras) di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Petugas gabungan saat menemukan tempat biliar berisi ratusan minuman keras saat melaksanakan patroli PPKM Darurat hari ke-4, Selasa (6/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Hari ke-4 patroli penegakan PPKM Darurat di Kota Tangerang, petugas masih saja menemukan warga yang bandel, Selasa (6/7/2021) malam.

Petugas menemukan tempat Biliar yang menjual ratusan minuman keras (miras) di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

Awalnya petugas berkeliling dan menyambangi sebuah ruko yang kondisi pintunya setengah terbuka.

Begitu ditengok, ternyata ada puluhan warga yang tengah asyik bermain biliar sampai tengah malam.

Saat digeledah, petugas gabungan justru menemukan ratusan botol minuman keras yang masih rapi tersimpan di dalam boks.

"Kita sita semua, semua dibawa pakai mobil Satpol PP Kota Tangerang," kata Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin dalam nada tinggi.

Operasi ini memang ditujukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang cukup tinggi di Kota Tangerang.

Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Tangerang Dapot Dariarma mengatakan, operasi tidak pandang bulu dalam menjaring pelanggar PPKM Darurat.

"Razia prokes pada malam hari ini cukup optimal, karena berhasil mengurai kerumunan dan Kapolres beserta jajaran turun ke setiap penjual yang masih buka tanpa terkecuali dengan didampingi Kajari dan Wakil Wakil Wali Kota," ujar Dapot.

Baca juga: PT Equity Life Bantah Langgar PPKM Darurat, Klaim Masuk Sektor Esensial

Baca juga: Lansia di Tebet Jadi Korban Jambret Ponsel Saat Sedang Berjemur

Baca juga: Kantor Wali Kota Jaksel Buka Sentra Vaksinasi Covid-19 Untuk Anak 12-17 Tahun, Ini Cara Daftarnya

Ia menjelaskan, sasaran operasi yaitu pedagang kecil yang hanya mematikan lampu. 

Razia atau patroli ini pun direncanakan akan dilaksanakan setiap malam.

"Sehingga jika besok masih ditemukan hal yang sama akan langsung ditindak oleh aparat penegak hukum," sambung Dapot.

Ia tidak memungkiri kalau masih banyak masyarakat Kota Tangerang yang melanggar PPKM Darurat hari ke-4.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved