Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Dishub DKI Klaim PPKM Darurat Efektif Tekan Mobilitas Warga

Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengklaim, penerapan PPKM Darurat efektif dalam menekan momilitas warga.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jumat (9/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengklaim, penerapan PPKM Darurat efektif dalam menekan momilitas warga.

Hal ini terlihat dari volume lalu lintas yang menurun drastis selama masa PPKM Darurat yang sudah diterapkan sejak 3 Juli 2021 lalu.

"Volume lalu lintas di kawasan perkotaan, di dalam kota turun 62,33 persen sampai dengan tanggal 8 Juli kemarin," ucap Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo, Jumat (9/7/2021).

Kemudian, jumlah penumpang harian angkutan perkotaan juga mengalami penurunan cukup signifikan sebesar 46,28 persen.

Baca juga: Puluhan Pelanggar PPKM Darurat di Kota Tangerang Digiring Langsung Jalani Sidang di Pasar Lama

"Ini rata-rata ya, mulai tanggal 3 Juli sampai 8 Juli 2021 dibandingkan saat pelaksanaan PPKM Mikro," ujarnya di Balai Kota Jakarta.

Selama masa PPKM Darurat, pemerintah memang membatasi sejumlah aktivitas masyarakat.

Seluruh ruang publik ditutup hingga aturan 100 persen bekerja di rumah atau work from home (WFH) bagi perkantoran non esensial dan non kritikal.

Baca juga: Satpol PP Jakarta Timur Bakal Tutup Penampungan Hewan Kurban di Zona Merah Penyebaran Covid-19

Belum lagi operasional dan jumlah penumpang angkutan umum di DKI Jakarta yang juga dibatasi.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun berkali-kali mengingatkan masyarakat untuk tetap berada di rumah dan mengurangi mobilitas.

Baca juga: Kebakaran Melanda Kios Pangkas Rambut, Steam Mobil dan Bengkel di Duren Tiga

Terlebih, penambahan kasus Covid-19 terus meroket dengan penambahan kasus hari ini menembus angka 13.112 kasus.

Belum lagi kasus aktif Covid-19 di ibu kota yang juga terus melonjak hingga mencapai 100.142 kasus.

"Kami minta masyarakat tingkatkan disiplin, berdiam di rumah, jangan kemana-mana," kata Ariza.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved