Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Oknum Avsec Bandara Soekarno-Hatta Palsukan Surat Swab PCR, Ini Kata Angkasa Pura II

Oknum tersebut diduga melakukan pemalsuan surat hasil tes Covid-19 agar bisa melakukan perjalanan dari Aceh menuju Jakarta.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA
ILUSTRASI suasana Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II angkat suara soal oknum Aviation Security (Avsec) yang diamankan karena memalsukan surat swab PCR menjadi negatif 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - PT Angkasa Pura II angkat suara soal oknum Aviation Security (Avsec) yang diamankan karena memalsukan surat swab PCR menjadi negatif.

Oknum tersebut diduga melakukan pemalsuan surat hasil tes Covid-19 agar bisa melakukan perjalanan dari Aceh menuju Jakarta.

Perusahaan pelat merah tersebut memastikan oknum yang diamankan itu bukan personel Aviation Security (Avsec) Bandara Soekarno-Hatta.

“Oknum tersebut bukan Avsec Bandara Soekarno-Hatta, dan tidak melakukan tugas pengamanan dan pelayanan terhadap penumpang pesawat," bantah Senior Manager of Branch Communicaton & Legal Bandara Soekarno-Hatta, Holik Muardi dalam keterangannya, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Ada Program Serbuan Vaksinasi TNI AU, Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta Sediakan Vaksinasi Gratis

"Serta tidak bersinggungan langsung dengan penumpang, dan bahkan tidak bertugas di area gedung terminal penumpang," tambah dia lagi.

Pasalnya, pihaknya telah melakukan pengecekan, dan diketahui bahwa oknum bersangkutan yang dari pemberitaan berinisial AOS tersebut adalah petugas keamanan nonorganik.

Status kerjanya adalah Periode Kerja Waktu Tertentu (PKWT) di pergudangan regulated agent di area kargo.

Sementara, Direktur Utama PT Angkasa Pura Kargo, Gautsil Madani mengatakan pihaknya pastinya mengambil langkah tegas kepada yang bersangkutan.

Baca juga: 324 RT di DKI Jakarta Zona Merah Covid-19, Terbanyak di Jakarta Pusat, Cek Di Sini Sebarannya!

"Jika oknum tersebut terbukti melakukan pemalsuan surat hasil tes, yang berarti adalah melakukan pelanggaran peraturan, maka kami pastinya melakukan terminasi kontrak kerja terhadap oknum tersebut. Peraturan ini sangat penting, di mana saat ini pelaku perjalanan dalam negeri diwajibkan menunjukkan kartu vaksinasi dan surat hasil negatif PCR sesuai yang dipersyaratkan," ujar Gautsil Madani.

AP II meminta agar setiap pihak memiliki rasa tanggung jawab untuk mendukung peraturan pemerintah untuk penanganan Covid-19.

Menyadur dari Kompas.com, AOS (26), seorang warga asal Kabupaten Nagan Raya, Aceh, ditangkap di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang Aceh karena memalsukan hasil tes PCR dari positif menjadi negatif, Rabu (7/7/2021).

AOS yang diduga adalah petugas Avsec di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang itu ditangkap saat hendak kembali ke Jakarta menggunakan maskapai penerbangan Batik Air.

Baca juga: Swab Test, Belasan Karyawan Pabrik Konveksi yang Langgar PPKM Darurat Reaktif Covid-19

"Ditreskrimum Polda Aceh, Rabu kemarin mengamankan terduga pemalsuan surat keterangan hasil tes PCR berinisial AOS (26) saat hendak bepergian melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, " ujar Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, Kamis (8/7/2021)

"AOS bekerja sebagai Avsec di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang," katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved