Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Tak Dijaga Petugas, Pengendara Jebol Penutupan Jalur Tikus di Perbatasan Pasar Rebo dan Depok

Pengendara bermotor non sektor esensial dan non kritikal membongkar beton saluran air yang dipasang melintang di jalur tikus permukiman warga.

Penulis: Bima Putra | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Bima Putra
Tampak pengendara motor melintasi ruang sempit di samping U-Ditch atau beton saluran air di Jalan Telaga IV perbatasan Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo dengan Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Jumat (9/7/2021). Kemarin, beton ini dipasang Satgas Covid-19 Jakarta Timur untuk menghalau pengendara yang menjadikan jalan permukiman warga ini sebagai jalur tikus untuk lolos ke Jakarta. Lantaran tidak ada petugas jaga, beton itu dibongkar pengendara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR REBO - Satgas Covid-19 Jakarta Timur gagal membatasi mobilitas warga non sektor esensial dan non kritikal yang meloloskan diri dari pos penyekatan PPKM Darurat di Jalan Raya Bogor.

Pada Kamis (9/7/2021), Satgas Jakarta Timur sudah menutup akses Jalan Telaga IV perbatasan Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo dengan Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Ketua RW 09 Kelurahan Pekayon Ahmad Suci Sulandjari mengatakan penutupan total jalan dengan memasang U-Ditch atau beton saluran air.

Namun, pemasangan beton itu gagal karena dibongkar ratusan pengendara bermotor.

"Beton itu digeser sama pengendara motor yang melintas. Sementara saat kejadian tidak ada petugas yang berjaga," kata Ahmad di Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Pemprov DKI Tolak 3.208 Permohonan STRP Hingga 8 Juli karena Tak Memenuhi Syarat

Warga dan anggota Satgas Covid-19 RT/RW sempat berupaya menghalau pengendara membobol penutupan di Jalan Telaga IV dekat Situ Pendongkelan yang jadi jalur tikus pekerja.

Nahas, jumlah personel tidak sebanding dengan jumlah pengendara motor yang melintas.

Sehingga mereka hanya bisa pasrah melihat ratusan pengendara membongkar beton saluran air dipasang.

Baca juga: 2 Hari Berturut-turut, Permukiman Warga Pekayon Macet 3 Kilometer karena Jadi Jalur Tikus Pekerja

"Kami (warga dan Satgas RT/RW) enggak bisa apa-apa, kalah jumlah dengan pengendara."

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved