Anggota DPRD DKI Kenneth Desak Polisi Gerak Cepat Ungkap Sebab Kebakaran Dua Fasilitas Kesehatan

Selain itu, pria yang disapa Kent pun itu menduga, kebakaran yang menghanguskan gudang vaksin tersebut bukan dari korsleting listrik.

Editor: Wahyu Aji
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Vaksin Covid-19 untuk anak dan dewasa hangus terbakar dalam musibah kebakaran gudang vaksin Puskesmas Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Total vaksin yang terbakar ditaksir hampir 1.000 ampul.

Selain Puskesmas Sumur Batu, Gudang farmasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta di Jalan Cipinang Muara 2 ,Gang Rosalia 110-65, RT 5/RW 2, Pondok Bambu, Duren Sawit, pun terbakar, kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth meminta kepada pihak kepolisian untuk gerak cepat dalam melakukan penyelidikan terkait kebakaran yang menghanguskan ribuan vaksin di tengah pandemi Covid-19, dan juga kebakaran di gudang farmasi Dinkes DKI Jakarta.

Baca juga: Penampakan Puskesmas Sumur Batu Kemayoran Hangus Dilalap Api, 1.000 Dosis Vaksin Covid-19 Ludes

"Pihak kepolisian harus bergerak cepat, dan langsung melakukan penyelidikan terkait terbakarnya Puskesmas Sumur Batu dan gudang farmasi Dinkes DKI," kata Kenneth dalam keterangannya, Sabtu (10/7/2021).

Selain itu, pria yang disapa Kent pun itu menduga, kebakaran yang menghanguskan gudang vaksin tersebut bukan dari korsleting listrik.

"Saya menduga penyebab kebakaran tersebut bukan dari korsleting listrik, sangat aneh, mengapa fasilitas kesehatan di Jakarta bisa terbakar di dua tempat sekaligus disaat yang bersamaan? Ada apa ini. Oleh karena itu, saya meminta kepada polisi harus melakukan penyelidikan dengan cepat dan hasil penyelidikan harus diumumkan ke publik secara transparan," tutur anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu.

Kent pun meminta kepada aparat penegak hukum, jika terbukti ada kelalaian salah satu oknum dalam kejadian kebakaran tersebut harus dihukum dengan berat.

Supaya ada efek jera dan tidak akan terjadi lagi kejadian yang serupa di kemudian hari.

Baca juga: Si Jago Merah Hanguskan Gudang Farmasi Dinkes DKI di Duren Sawit, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

"Saat ini pemerintah tengah bekerja dengan keras untuk menekan penyebaran virus Covid-19, salah satunya dengan vaksinasi seluruh warga, jadi ketersediaan vaksin tersebut sangat dibutuhkan sekali," tegas Kent.

Lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta, sambung Kent, membuat pemerintah makin mempercepat pemberian vaksin kepada masyarakat untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok.

"Jadi saya berharap jangan ada upaya lain dari oknum tertentu yang memancing di air keruh, dan terkesan menghambat proses vaksinasi yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah," pungkas Kent.

Diketahui sebelumnya, gudang vaksin Covid-19 di Puskesmas Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, kebakaran, Kamis (8/7/2021) malam.

Persediaan vaksin Covid-19 habis terbakar. Kepala Suku Dinas (Kasudin) Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Asril Rizal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved