Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi Tambah Anggaran Penanganan Covid-19 Sebesar Rp 200 Miliar

Anggaran sebesar Rp 200 miliar pun dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19 melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2020.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga, Kamis (1/7/2021) 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Pemerintah Kota Bekasi mulai kehabisan dana untuk penanganan pandemi Covid-19.

Anggaran sebesar Rp 200 miliar pun dialokasikan untuk penanganan pandemi Covid-19 melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) 2020.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pada tahun anggaran 2021 pihaknya menyiapkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan pandemi Covid-19 sebesar Rp 175 miliar.

"Sekarang BTT kita tinggal sekitar Rp16 miliar dari yang sebelumnya kita anggarkan Rp 175 miliar, saat ini Kota Bekasi membutuhkan upaya penanganan yang masif," kata Rahmat Effendi, Sabtu (10/7/2021).

Untuk itu, pihaknya memutar otak agar penanganan Covid-19 tidak terganggu, Kota Bekasi lanjut dia,  memiliki dana SiLPA di 2020 yang dapat digunakan sebagai dana tambahan.

"Kecepatan dalam pengendalian dan penanganan Covid-19 sangat dibutukan, khusus dibidang kesehatan menyusul lonjakan kasus yang saat ini terjadi," terang dia.

Baca juga: Asrama Haji Pondok Gede Jadi RS Darurat Covid-19, Warga Berbondong-bondong Cari Kamar Kosong

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Oksigen saat Pandemi Covid-19 Pemerintah Sudah Terima 27 Iso Tank

Baca juga: Saksi Kunci Kasus Jasad Hangus di Cisauk Diperiksa Polisi, 2 Hari Tak Pulang dan Tidak Bisa Dijenguk

Rencana penggunaan SiLPA telah disepakati juga oleh DPRD Kota Bekasi, untuk itu, Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 94 Tahun 2020 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021.

"Anggaran BTT kami tambah sekitar Rp 200 miliar dari dana SiLPA tahun 2020 untuk penanganan Covid-19," tegas dia.

Adapun anggaran BTT untuk penanganan Covid-19 selama ini digunakan untuk belanja seperti misalnya, pembiayaan tempat rawat inap Rumah Sakit Darurat Stadion Patriot.

Penguatan dan pelayanan empat RSUD Tipe D, serta  RSUD Chasbullah Abdulmadjid, penyelenggaraan dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan pencegahan dan penanggulangan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved