Mayat Bayi Perempuan di Kali Cipinang Diperkirakan Meninggal 12 Jam Sebelum Ditemukan

Zen menuturkan hingga kini pihaknya sudah memeriksa tiga saksi guna mengungkap kasus penemuan mayat bayi perempuan yang diduga dibuang

Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Dokumentasi Polsek Makasar
Jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar saat melakukan olah TKP penemuan jasad bayi perempuan di Kali Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (11/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MAKASAR - Jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar, Polrestro Jakarta Timur memperkirakan bayi perempuan yang ditemukan di aliran Kali Cipinang pada Minggu (11/7/2021) belum lama meninggal.

Kanit Reskrim Polsek Makasar Iptu Mochamad Zen mengatakan dari hasil pemeriksaan jajarannya waktu kematian bayi yang ditemukan sekira pukul pukul 08.50 WIB itu belum lewat 24 jam.

"Perkiraan waktu kematiannya 8 sampai 12 jam sebelum ditemukan. Dugannya mayat bayi perempuan ini hanyut dari Kali Kampung Dukuh ke Kali Cipinang," kata Zen saat dikonfirmasi di Makasar, Jakarta Timur, Senin (12/7/2021).

Perkiraan waktu kematian bayi perempuan ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan tali pusat sudah terpotong itu berdasar dari kondisi jasad yang belum terlampau membusuk.

Namun untuk memastikan waktu kematian bayi perempuan terus jajaran Unit Reskrim Polsek Makasar masih menunggu hasil autopsi tim dokter forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Untuk jasadnya sudah kita bawa ke Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati, tinggal menunggu hasil autopsinya. Tapi dari hasil pemeriksaan sementara kita tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada jasad," ujarnya.

Baca juga: Kadishub DKI Klaim Berhasil Turunkan Mobilitas Warga, Volume Lalu Lintas Turun 61 Persen

Baca juga: 77 Tenaga Kesehatan Terima Penghargaan dari Kapolres dan Dandim Kota Depok

Baca juga: Dipatroli Petugas Setiap Hari, Pemilik Kedai Kopi di Jakarta Barat Ini Segel Tokonya Sendiri

Zen menuturkan hingga kini pihaknya sudah memeriksa tiga saksi guna mengungkap kasus penemuan mayat bayi perempuan yang diduga dibuang setelah dilahirkan orangtuanya.

Ketiga saksi merupakan anggota UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta yang menemukan jasad saat bertugas dan awalnya mengira temuan mereka merupakan boneka.

"Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini. Mudah-mudahan dalam waktu dekat berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi perempuan yang ditemukan di Kali Cipinang ini," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved