Breaking News:

Dinas Pendidikan DKI Minta Pengurus Sosialisasi Hidup Sehat Saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

Memasuki tahun ajaran baru, satuan pendidikan mulai menggelar kegiatan MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah sejak 12 Juli kemarin.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
datadikdasmen.com
Materi dan Teknis Pelaksanaan Daring MPLS 2020 - 2021 SD, SMP, SMA dan SMK 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Memasuki tahun ajaran baru, satuan pendidikan mulai menggelar kegiatan MPLS atau Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sejak 12 Juli kemarin.

Tingginya kasus Covid-19 yang masih terjadi, menyebabkan pelaksanaan MPLS digelar secara daring atau online.

Dalam akun instagram resminya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta @disdikdki menyebutkan ada sejumlah aturan yang wajib diterapkan oleh satuan pendidikan saat MPLS digelar.

MPLS ini digelar tanggal 12 hingga 14 Juli 2021 besok untuk seluruh satuan pendidikan.

Baca juga: Hari Pertama Sekolah, MPLS SMAN 1 Jakarta Dilakukan Secara Online

Namun khusus untuk MPLS jenjang Paud akan mulai dilaksanakan tanggal 14-16 Juli 2021. 

"Selama MPLS, peserta didik mengenakan seragam dari satuan pendidikan sebelumnya. Kecuali jenjang Paud, SD/SDLB, dan Pendidikan Kesetaraan," tulis Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta melalui akun tersebut, Selasa (13/7/2021).

Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk mengenali potensi diri para peserta didik baru, sekaligus membantu peserta didik dalam mengenal, beradaptasi, dan menyatu dengan warga serta lingkungan sekolah, memahami tata tertib, juga memahami hak dan kewajiban serta tanggung jawab sebagai bagian dari satuan pendidikan.

Selain diminta untuk menyiapkan materi berupa profil, prestasi, kegiatan, dan tata tertib sekolah, satuan pendidikan juga diminta untuk menjalankan sejumlah aturan terkait MPLS dari Dinas Pendidikan.

Salah satunya, dalam pelaksanaan MPLS agar dilakukan sosialisasi tentang penerapan pola hidup sehat dalam masa kenormalan baru.

Selain itu, satuan pendidikan juga dilarang mewajibkan peserta didik menggunakan atribut atau aksesoris dan perlengkapan yang berlebihan.

"Satuan pendidikan dilarang mewajibkan peserta didik menggunakan atribut/ aksesoris dan perlengkapan yang berlebihan. Serta memberi tugas yang membutuhkan bahan-bahan yang membebani peserta didik," tulisnya.

Setiap kepala satuan pendidikan, bertanggung jawab penuh atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dari MPLS ini.

Kepala satuan pendidikan, juga diminta untuk melaporkan hasil pelaksanaan MPLS kepada Kasudin Pendidikan di masing-masing wilayah.

Adapun bagi Kepala Satuan Pelaksana Pendidikan Kecamatan, Pengawas dan penilik meIaksanakan monitoring secara daring dalam pelaksanaan kegiatan MPLS Tahun Pemaran 2021/2022 ini.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved