Breaking News:

Gagalkan Penyelundupan Benur dari Jawa ke Sumatera, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Bekuk 3 Tersangka

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan benih lobster alias benur antarpulau.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Konferensi pers ungkap kasus penyelundupan benur di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (13/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggagalkan penyelundupan benih lobster alias benur antarpulau.

Polisi membekuk tiga tersangka masing-masing berinisial UJ (40), N (39), dan R (20).

Ketiga tersangka diamankan saat berupaya menyelundupkan benur dari Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, menuju ke Pulau Sumatera, Minggu (11/7/2021).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, pada sekitar pukul 1.05 WIB Minggu lalu, polisi mendapati adanya dua kendaraan mencurigakan di Pelabuhan Muara Angke.

Baca juga: 7 Kali Lolos, Sindikat Penyelundupan Benih Lobster di Bandara Soekarno-Hatta Manfaatkan Covid-19

Saat itu, terlihat pula ketiga tersangka yang tengah memindahkan stirofoam dari satu mobil ke mobil lainnya.

"Setelah dilakukan penggeledahan, ternyata di dalamnya terdapat sejumlah bungkusan plastik berisi benih lobster atau benur," kata Kholis di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (13/7/2021).

Polisi pun meminta ketiga tersangka menunjukan dokumen terkait pengiriman benur tersebut.

Karena tak bisa menunjukan surat-surat pengiriman, ketiga tersangka kemudian dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok guna dilakukan pemeriksaan.

Baca juga: 72 Ribu Benih Lobster Ilegal Diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, Senilai Rp 7 Miliar

Hasil pemeriksaan, ketiga tersangka mengaku mendapatkan benur tersebut dari daerah Sukabumi, Jawa Barat.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved