Penjaga Warkop di Bekasi Tewas Diserang Komplotan Pencuri Bersenjata Tajam

Penjaga warkop di Pondokgede, Kota Bekasi meregang nyawa usai diserang komplotan penjahat bersenjata tajam.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Erik Sinaga
Humas Polres Metro Bekasi Kota
Warkop di Jalan Jatiasih Pondokgede, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, JATIASIH - Penjaga warkop di Jalan Jatiasih - Pondokgede, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi meregang nyawa usai diserang komplotan penjahat bersenjata tajam.

Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, peristiwa terjadi pada, Selasa (13/7/2021) sekira pukul 04.00 WIB.

"Telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan satu orang korban meninggal dunia," kata Erna, Selasa (13/7/2021).

Korban tewas bernama Lalan Muhamad (26), warga Kelurahan Cipanjur, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Baca juga: 2 Bulan Buron, Ibu dan Anak Pelaku Pencurian Modus Hipnotis di RSIA Kemang Ditangkap Polisi

"Korban merupakan penjaga Warkop, pelaku menyerang menggunakan senjata tajam melukai korban pada bagian dada," jelasnya.

Di warkop tersebut, korban tidak sendiri, dia bekerja dengan temannya bernama Doni (20) yang juga berasal dari Kuningan.

Saat kejadian, Doni sedang tertidur karena sistem kerja warkop bergantian jaga. Ia tiba-tiba terbangun karena mendengar suara gaduh.

"Saksi (doni) terbangun karena mendengar teriakan korban, dia langsung melihat ke bagian depan area warkop dan mendapati temannya terluka," jelasnnya.

Kondisi korban saat itu, sudah bersimbah darah. Pada bagian dada terlihat luka terbuka akibat sabetan senjata tajam.

Baca juga: 4 Pencuri Sepeda Motor Diamankan Polsek Matraman: Tiga Diantaranya Ditangkap Saat Beraksi

"Karena melihat korban sudah terluka, saksi langsung berteriak minta tolong ke warga sekitar, pelakunya saat itu sudah kabur," tuturnya.

Para pelaku lanjut Erna, berhasil mengasak dua kotak amal dan telepon genggam milik teman korban yang diletakkan di area meja warkop.

"Korban dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong, saat ini kita bawa ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi," jelasnya.

Baca juga: Hendak Salat Isya, Penghuni Kos di Cideng Kaget Motornya Raib Digondol Pencuri

Kasus pencurian dengan kekerasan ini lanjut Erna, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sejumlah saksi dan alat bukti masih dikumpulkan guna mengungkap identitas pelaku.

"Masih kita dalami ya, saksi-saksi alat bukti dan rekaman CCTV sekitar lokasi kita cari agar dapat mengungkap kasus ini," terangnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved