Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Permintaan Meroket Seiring Lonjakan Covid-19, Stok Oksigen Isi Ulang di Toko Chiko Jaya Habis

Permintaan yang terus-terusan datang selama beberapa waktu belakangan membuat pemilik toko di Jalan Plumpang Semper tersebut kewalahan

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Stok tabung gas oksigen di toko alat-alat kesehatan Chiko Jaya, Koja, Jakarta Utara, habis seiring melonjaknya kasus Covid-19, Selasa (13/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Stok oksigen isi ulang di toko alat-alat kesehatan Chiko Jaya, Koja, Jakarta Utara, habis seiring melonjaknya kasus Covid-19.

Permintaan yang terus-terusan datang selama beberapa waktu belakangan membuat pemilik toko di Jalan Plumpang Semper tersebut kewalahan.

Alhasil, pemilik toko pun memasang pengumuman di depan rolling door toko tersebut yang memberitahukan bahwa pengisian tabung oksigen sementara ini tidak dilayani.

"Maaf pengisian oksigen kosong," tulis toko Chiko Jaya pada pengumuman tersebut seperti dilihat TribunJakarta.com, Selasa (13/7/2021).

Dengan adanya pengumuman tersebut, terpantau beberapa warga yang terlanjur datang harus balik kanan karena oksigen yang mereka cari habis.

Padahal, tak sedikit dari para calon pelanggan yang sudah membawa tabung oksigen mereka untuk diisi ulang.

Pemilik toko Arios Aritonang mengatakan, belakangan ini stok oksigen memang mengalami kelangkaan.

Hal itu sejalan dengan meroketnya permintaan ketika kasus Covid-19 melonjak drastis.

Baca juga: Siapkan Anggaran Rp 623 Miliar, Anies Baswedan Bakal Bagi-bagi BST PPKM Darurat Rp 600 Ribu

Baca juga: Data Pelapor Via Jaki Diduga Bocor, Lurah Pisangan Baru Bantah Warganya Terima Intimidasi

Baca juga: Habisi Gadis 19 Tahun di Tengah Ilalang, Pria Kemayu Ini Terinspirasi dari Berita Kejahatan

"Kapasitasnya sekarang ini agak langka, kemaren-kemaren sih masih lancar," kata Arios saat ditemui di lokasi.

Kelangkaan oksigen untuk isi ulang ini sudah terjadi setidaknya empat hari terakhir.

Arios mengatakan bahwa stok dari pabrik pun juga mengalami kelangkaan.

Baru hari ini lah pihak pabrik mengabarkan bahwa stok oksigen sudah tersedia, sehingga Arios pun langsung mengirimkan puluhan tabung ukuran besar dari tokonya untuk diisi ulang.

"Habisnya itu waktu Sabtu Minggu, itu saya sama sekali sudah kosong. Kedua ini, ini juga baru, dari pagi lah kosong," kata Arios.

"Itu baru dibawa ke pabrik tabung kita. Kalau di kita itu sekitar 20 tabung. Itu pun kalau dapat semua," tutup Arios.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved