Breaking News:

Iduladha 2021

Pemkot Tangerang Terbitkan Surat Edaran Pelaksanaan Iduladha, Salat Id Wajib Dilaksanakan di Rumah

Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan Surat Edaran tentang ketentuan selama momen Iduladha dan pemotongan hewan kurban pada masa PPKM Darurat

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat ditemui di Mall Balekota - Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan Surat Edaran tentang ketentuan selama momen Iduladha dan pemotongan hewan kurban pada masa PPKM Darurat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang ketentuan selama momen Iduladha dan pemotongan hewan kurban pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) darurat.

Surat Edaran (SE) itu bernomor 451/2449-Kesra/2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban Tahun 1442/2021 M Pada Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, SE tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam penyelenggaraan malam takbir, salat Iduladha dan pelaksanaan kurban.

"Kegiatan takbiran di masjid, musala atau takbir keliling ditiadakan selain itu salat Id dilaksanakan di rumah masing-masing," jelas Arief yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (13/7/2021).

Ia juga mengimbau kegiatan pemotongan herwan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R).

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 secara daring bersama seluruh kepala OPD Pemkot Tangerang, Rabu (23/6/2021).
Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat memimpin Rapat (ISTIMEWA)

Juga dapat dilaksanakan selama tiga hari mulai 11 hingga 13 Dzulhijah atau 21 hingga 23 Juli 2021.

"Tapi jika kapasitas RPH-H sudah penuh, pemotongan hewan kurban boleh dilakukan di luar RPH," ujar Arief.

Baca juga: Mensos Risma Ngomel Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Trending di Twitter hingga Dikritik Fadli Zon

Baca juga: Banjir Pujian, Viral Cara Kasatpol PP Kota Bogor Imbau Pedagang Kecil Patuhi Aturan PPKM: Sabar Ya!

"Masyarakat waktu beli hewan kurban juga perhatikan protokol kesehatannya," imbuhnya..

Pemotongan hewan kurban di luar RPH-H wajib menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Penyelenggara juga tidak diperbolehkan menghadirkan pihak lain selain petugas pemotongan.

"Daging kurban juga didistribusikan langsung ke rumah penerima, supaya tidak terjadi kerumunan pembagian daging di lokasi pemotongan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved