Breaking News:

Viral di Media Sosial

Viral Video Hansip Nangis Ketakutan Kena Razia Masker, Badan Gemetaran Ngaku Belum Makan dari Pagi

Hansip menangis ketakutan sambil meminta maaf kepada aparat yang bertugas, video yang merekam peristiwa itu viral di media sosial.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
Tangkapan layar di Instagram
- Seorang hansip terjaring razia protokol kesehatan, karena tak memakai masker. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang hansip terjaring razia protokol kesehatan, karena tak memakai masker.

Hansip tersebut menangis ketakutan sambil meminta maaf kepada aparat yang bertugas, video yang merekam peristiwa itu viral di media sosial.

TONTON JUGA

Di video yang viral terlihat aparat bersikap bijak dan malah memberi hansip yang sudah tua itu sebuah masker.

"Makanya jangan ngulangin lagi ya," ucapnya.

"Pak maafin saya ya pak, maafin saya," kata hansip tersebut.

"Ini saya kasih untuk istri dirumah," ujar petugas sambil memberikan sebungkus masker.

"Terima kasih ya pak ya.Buat semua saya minta maaf ya," imbuh sang hansip.

Baca juga: Ngotot Saat Terjaring Razia Masker, Pria Ini Tidak Mau Didenda Hingga Akhirnya Dibayarin Petugas

TONTON JUGA

Sambil terus menangis, hansip itu berpesan kepada mayarakat untuk selalu memakai masker.

Ia lalu bersyukur tak ditangkap dan hanya dimarahi oleh aparat.

"Kepada buat siapa bae, saya aparat pemerintah juga, walaupun cuma hansip," kata hansip.

"Gara-gara hansip kagak ditangkep kali, tapi diomelin juga kagak pakai masker,"

"Saya mengimbau dah pada yang lain, mau siapa kek, mau camat kek, mau lurah kek, tolong dah pake masker, ini mah sehat," imbuhnya.

Baca juga: Sepekan PPKM Darurat: 10 Ribu Orang Terjaring Razia Masker hingga 115 Kantor Langgar Prokes

Hansip tersebut lalu bercerita sangat ketakutan saat terjaring razia protokol kesehatan tersebut, bahkan tubuhnya sampai gemetaran.

"Buat kita-kita semua juga, saya dibagi ini Alhamdulillah," katanya.

"Tapi kan saya takut, sampe gementer saya tuh," imbuhnya.

Dengan logat khas Betawi, hansip tersebut mengatakan dirinya sangat kelaparan karena belum makan dari pagi.

Baca juga: Wanita Cantik Ini Kena Sidang Tipiring, Fanisa: Apes Lagi Nurunin Masker Pas Lagi Rapihin Bunga

"Pake masker mah emang zaman conora (corona)," ujarnya.

"Laper banget, dari pagi sampai jam segini belum juga makan,"

"Laper banget, udah tebina-tebina lapernya," imbuhnya.

Sikap polos hansip tersebut, membuat sejumlah netizen menjadi terharu sekaligus kagum.

Baca juga: Rogoh Kantong Sambil Tertunduk, Gelagat Driver Ojol Disanksi Bayar Rp20 RIbu karena Tak Pakai Masker

herryfascha: Ini baru pejabat yang perlu dan harus dicontoh. Ketika salah, dia mengaku salah dan mau memperbaiki sikapnya. Salut saya kepada pejabat seperti ini

nilaprawiro: sehat selalu pak...awalnya mataku berkaca2 tp endingnya sungguh plotwist nya cakep

Sepekan PPKM Darurat: 10 Ribu Orang Terjaring Razia Masker hingga 115 Kantor Langgar Prokes

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui, pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi selama sepekan PPKM Darurat jumlahnya sangat tinggi.

Bahkan, Ariza menyebut, ada lebih dari 10 ribu warga yang terjaring operasi masker.

“Kalau sampai hari ini cukup banyak datanya, data sementara sudah 10.416 yang kena sanksi masker,” ucapnya, Selasa (13/7/2021).

Sesuai aturan, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah namun tak mengenakan masker, maka akan dikenakan sanksi sosial membersihkan fasilitas umum atau denda Rp250 ribu.

Kemudian, ada 429 restoran, 115 kantor, dan 387 tempat usaha lainnya yang ditindak petugas lantaran kedapatan melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca juga: Buat Terobosan Baru, Pemkot Tangerang Akan Buat Aplikasi Pendataan Warga yang Sedang Isolasi Mandiri

“Ini laporan dari Satpol PP selama PPKM Darurat dari tanggal 3 Juli sampai 9 Juli,” ujarnya di Balai Kota.

Untuk restoran atau tempat makan, selama PPKM Darurat tidak diperkenankan melayani makan di tempat atau dine in.

Kemudian, selama PPKM Darurat ini perkantoran nonesensial dan nonkritikal harus menerapkan 100 bekerja di rumah atau work from home (WFH).

Baca juga: Cara Memulihkan Indra Penciuman dan Pengecap yang Hilang Akibat Covid-19

Politisi Gerindra ini mengingatkan masyarakat untuk disiplin dan taat menjalankan protokol kesehatan selama masa PPKM Darurat ini.

Bagi yang melanggar, Ariza menegaskan, Pemprov DKI tak akan segan membawa kasus ini ke jalur hukum.

“Sejauh ini belum ada yang dipidana, tapi kami tidak segan-segan mempidana bagi mereka yang melanggar, terutama kantor-kantor yang berkali-kali sudah dikasih tahu,” kata Ariza.

Baca juga: Kata Pemerintah, PPKM Darurat Bisa Saja Diperpanjang Hingga 6 Pekan Mendatang

Ia pun meminta masyarakat segera melapor bila menemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan selama PPKM Darurat.

“Bagi seluruh warga Jakarta, segera laporkan melalui aplikasi Jaki apabila melihat dan menemukan ada tempat usaha tidak melaksanakan prokes, kami akan datangi,” tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved