Antisipasi Virus Corona di DKI

9 Tenaga Kesehatan di Jakarta Gugur Sepekan Terakhir, Wagub Ariza Bilang Begini

Penyebaran Covid-19 kian masif, sebanyak sembilan tenaga kesehatan (nakes) di DKI Jakarta gugur dalam sepekan terakhir.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dalam kunjungan ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) DKI Jakarta, Kamis (8/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penyebaran Covid-19 kian masif, sebanyak sembilan tenaga kesehatan (nakes) di DKI Jakarta gugur dalam sepekan terakhir.

Keenam tenaga kesehatan ini gugur setelah turut terpapar penyakit yang pertama kali ditemukan di Cina itu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun mengakui, banyak nakes di ibu kota yang terpapar Covid-19.

Sebab, mereka setiap hari harus melayani pasien Covid-19 dan berhadapan langsung dengan virus mematikan itu.

"Memang masih cukup tinggi karena nakes berada di garda terdepan yang dekat dengan pasien. Jadi, risiko tertinggi ada pada nakes," ucapnya, Kamis (15/7/2021).

Ariza pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para tenaga kesehatan yang gugur dalam menjalankan tugas melawan pandemi Covid-19.

"Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan yang telah bekerja dan berjuang selama ini," ujarnya di Balai Kota.

"Terlebih juga bagi keluarganya yang selama ini ditinggalkan berhari-hari oleh orang tua, istri, suaminya bekerja menjaga, melayani, membantu menyembuhkan pasien Covid," tambahnya menjelaskan.

Baca juga: Jakarta Pusat Marak Zona Merah Covid-19, Polisi Jemput Bola Vaksinasi Warga

Baca juga: Masjid Agung Al-Azhar Jakarta Selatan Tak Gelar Salat Iduladha 1442 H

Baca juga: Penyekatan di Underpass Basura Jakarta Timur Bersifat Kondisional

Politisi Gerindra ini pun mendoakan yang terbaik para para tenaga kesehatan yang telah gugur itu.

Dari data yang diperoleh TribunJakarta.com, sejak 7 Juli hingga 14 Juli 2021 ada sembilam tenaga kesehatan yang gugur.

Mereka yang gugur ini merupakan para tenaga kesehatan yang bekerja di puskesmas hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang setiap hari mengurusi penanganan Covid-19.

Dari sembilan orang tersebut, lima orang berprofesi sebagai perawat, tiga dokter, dan satu petugas Ambulans Gawat Darurat (AGD).


Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved