Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemprov DKI Minta Tambahan 3.000 Tenaga Kesehatan untuk Mengatasi Covid-19 di Jakarta

Guna mengatasi penyebaran Covid-19 yang kian mengganas, Pemprov DKI minta tambahan tenaga kesehatan kepada pemerintah pusat.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana vaksinasi massal Covid-19 yang diikuti tenaga kesehatan dari seluruh DKI Jakarta, Minggu (31/1/2021), di Balai Yos Sudarso Kantor Wali Kota Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penyebaran Covid-19 di DKI Jakarta kian mengkhawatirkan, penambahan kasus pun mencapai 12.000 hingga 14.000 kasus per hari.

Guna mengatasi penyebaran Covid-19 yang kian mengganas, Pemprov DKI minta tambahan tenaga kesehatan kepada pemerintah pusat.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria usai rapat dengan Kementerian Kesehatan dan Menteri Koordinasi bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

"Penambahan tenaga kesehatan sudah kami bahas, kemarin pak menko menyampaikan Kemenkes sudah menyiapkan tidak kurang 3.000 (tenaga kesehatan)," ucapnya, Kamis (15/7/2021).

Dengan demikian, diharapkan seluruh pasien Covid-19 di ibu kota bisa tertangani dengan baik.

Walau begitu, politisi Gerindra ini menjelaskan, penambahan ribuan tenaga kesehatan ini tak ada artinya bila masyarakat abai protokol kesehatan.

"Semuanya tidak ada artinya tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat. Apa bentuknya? Masyarakat tetap berada di rumah," ujarnya di Balai Kota.

"Laksanakan prokes secara bertanggungjawab dan kerjakan PPKM Darurat sebaik mungkin," tambahnya menjelaskan.

Bila kesadaran masyarakat untuk taat protokol kesehatan bisa ditingkatkan, Ariza optimis, badai Covid-19 bisa segera diredam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved