Breaking News:

Geng Motor Brutal Rampok Kotak Amal Warung Kopi di Bekasi, Tiga Pelaku Ditangkap

Jajaran Resmob Polda Metro Jaya menangkap 3 anggota geng motor Brutal yang melakukan pembegalan di warung kopi di kawasan Jati Asih, Bekasi

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Polda Metro Jaya merilis kasus pembegalan oleh geng motor Brutal yang menewaskan seorang pelanggan warkop di Bekasi, Jumat (16/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Jajaran Resmob Polda Metro Jaya menangkap 3 anggota geng motor Brutal yang melakukan pembegalan di warung kopi di kawasan Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/7/2021) sekitar pukul 04.30 WIB.

"Pelaku adalah satu kelompok geng motor yang biasa dinamakan gengnya itu geng Brutal," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/7/2021).

Yusri mengungkapkan, pembegalan itu dilakukan oleh 7 orang pelaku. 

Namun, saat ini polisi baru mengamankan tiga pelaku, yang satu diantaranya merupakan penadah.

"Jadi, saat itu korban sedang ngopi di warung itu, mendadak muncul kelompok remaja berjumlah 3 motor atau 7 orang. 2 orang lalu masuk ke dalam warung," jelas Yusri.

Dua orang yang masuk ke dalam warung kopi menodongkan senjata tajam berupa celurit. 

Dua pelaku tersebut kemudian mengambil paksa kotal amal berisi uang Rp 800 ribu yang ada di warung tersebut. 

Tak hanya itu, mereka juga merampas handphone korban.

Baca juga: Wisma Makara UI 2 Sudah Dibuka Untuk Karantina Pasien OTG dan Gejala Ringan Covid-19

Baca juga: Semangat Tulus Emak-emak Memasak untuk Warga Isoman di Limo Depok: Tiap Hari Siapkan Makan Siang

Baca juga: Hilangkan Bosan di Rumah dengan Wisata Virtual, Bisa Lihat Lumba-lumba Hingga Naik Gondola di Ancol

"Korban tak terima barangnya diamabil dan sempat terjadi perlawanan diantara kedua pelaku, S dan MS dengan korban. Korban teriak meminta tolong warga, tapi si S ini melayangkan celuritnya ke dada korban," tutur Yusri.

Akibatnya, korban menderita luka robek di bagian dada dan meninggal dunia di rumah sakit.

Yusri mengatakan pihaknya masih memburu lima pelaku lainnya yang identitasnya telah dikantongi.

"5 pelaku lain sudah kita kantongi semua identitasnya. Ini masih kita lakukan pengejaran karena mereka ini satu komplotan yang memberikan nama geng Brutal," ujar dia.

Sementara itu, dua pelaku yang telah ditangkap dijerat Pasal 365 KUHP dan Pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved