Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Pemkot Depok Rencana Siapkan Pengisian Oksigen Medis Gratis, Syaratnya Isi Formulir Online

Pemkot Depok menyiapkan rencana pengisian ulang oksigen medis secara gratis

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Ilustrasi menyiapkan rencana pengisian ulang oksigen medis secara gratis 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Sejumlah upaya terus dilakukan Pemerintah Kota Depok menanggulangi kelangkaan oksigen medis yang sangat dibutuhkan oleh para penderita Covid-19.

“Kami sedang mencoba memenuhi kebutuhan oksigen di Kota Depok, prioritasnya memang untuk di  RS. Bisa kebayang kalau pasokan oksigen di RS itu berhenti, bisa banyak korban, makanya prioritas di RS,” ujar Wakil Wali Kota Depok , Imam Budi Hartono lewat sambungan telepon, Jumat (16/7/2021).

Meski bantuan oksigen sudah berdatangan, namun stoknya masih belum mencukupi untuk seluruh rumah sakit di Kota Depok.

“Alhamdulillah kami sudah mendapat pasokan oksigen dari berbagai pihak, dari provinsi, krakatau steel, kemudian sampai dari Palembang juga. Nah ini kami baru bisa untuk beberapa rumah sakit” katanya.

Baca juga: Cara Menggunakan Tabung Oksigen untuk Isolasi Mandiri, Ini Penjelasan Dokter Paru

Imam mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan rencana pengisian ulang oksigen medis secara gratis, untuk para penderita Covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri.

Namun berbeda dengan daerah lain yang mendirikan posko oksigen gratis, Imam mengaku mekanisme pengisian oksigen gratis ini nantinya akan melalui formulir online.

Baca juga: Amankan Puluhan Tabung Oksigen, Polres Metro Jakarta Pusat Akan Distribusikan ke Rumah Sakit

“Kami usahakan nanti ada bantuan untuk warga pengisian ulang oksigen, tapi sampe sekarang belum dapat, mudahan-mudahan nanti dapat,” bebernya.

“Enggak mendirikan posko sih, tapi lewat medsos. Sebab kalau dirikan posko potensi terjadi kerumunan massa".

Baca juga: Polisi Tangkap Penjual Tabung Oksigen yang Nekat Naikan Harga Saat PPKM, Pelaku Untung Rp300 Juta

"Nanti mekanismenya kami buat kalau memang sudah dapat tabung oksigennya. Intinya lewat medsos nanti formnya isi lewat google, kemudian tabungnya diberikan sama kami kalau sudah diisi baru diambil kembali,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved