Breaking News:

Viral di Media Sosial

Terungkap Kondisi Terkini Satpol PP yang Tampar Pasutri Pemilik Warkop di Gowa, Dinon-aktifkan?

Terungkap kondisi terkini oknum Satpol PP berinisial MH yang menampar pasutri pemilik warkop Riyana dan Ivan, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Muji Lestari
Tangkapan layar di Instagram
Wanita pemilik warung kopi (warkop) di Jalan Poros Panciro, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan bernama Riyana Khastury dianiaya oknum Satpol PP. 

Wanita itu lalu dilarikan ke rumah sakit dan sedang mendapatkan perawatan.

Baca juga: Sekda Gowa Kritisi Baju Pemilik Warkop saat Razia PPKM, Kasatpol PP: Kalau Ada Pejabat Kita Hargai

Bagaimana nasib MH kini?

Oknum Satpol PP Kabupaten Gowa itu kini sudah dinonaktifkan dari jabatannya.

MH diketahui menjabat sebagai Sekretaris Satpol PP Gowa.

Hal ini disampaikan Kepala Satpol PP Gowa, Alimuddin Tiro.

"Kami sementara baru (menonaktifkan), nanti kami kabari," ungkapnya, Kamis (15/7/2021), dikutip dari KompasTV.

Alimuddin mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti apakah MH akan dicopot dari jabatannya.

Pasalnya, kewenangan untuk mencopot MH dari jabatan bukan dari pihak Kasatpol PP sendiri.

Gubernur Anies Ingatkan Satpol PP Jaga Adab saat Tegur Pelanggar Prokes Selama PPKM Darurat

"Nanti kita lihat seperti apa, karena yang menentukan bukan saya," ujar Alimuddin.

Lebih lanjut, ia menyebut pihaknya bersama tim penyidik tengah mendalami dugaan kekerasan yang dilakukan MH pada istri pemilik warung kopi.

Di samping proses hukum, kata Alimuddin, ia juga turut memeriksa MH.

"Kami periksa dulu, dalami seperti apa. Kami bersama tim penyidik, memeriksa yang bersangkutan (MH) ini, di samping secara hukum," terangnya.

Tak cuma itu MH juga ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan sebagai tersangka dilakukan usai gelar perkara di Mapolres Gowa.

Baca juga: Kepala Satpol PP Gowa Minta Maaf, Pemilik Warkop yang Jadi Korban Pemukulan: Saya Gak Bakal Menerima

"Semalam kami telah tingkatkan kasus ini ketingkat penyidikan dan siang tadi berdasarkan hasil gelar perkara statusnya telah kami tingkat sebagai tersangka" kata Kapolres Gowa AKBP Tri Goffarudin P kepada wartawan, Jumat (16/7/2021).

Meski demikian, MH belum menjalani penahanan lantaran masih menunggu proses internal sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN).

"Penahanan harus menunggu proses internal tersangka untuk dinonaktifkan dari jabatannya," kata Tri Goffarudin.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved