Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangsel

Wali Kota Tangerang Selatan: Salat Idul Adha Berjamaah di Masjid dan Lapangan Ditiadakan

Pemkot Tangerang Selatan mengeluarkan Surat Edaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat dalam kegiatan Hari Raya Idul Adha 1442Hijriah

Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di rumah dinasnya, kawasan Serpong, Tangsel, Selasa (6/7/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengeluarkan Surat Edaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dalam kegiatan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah.

Dalam surat tersebut, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menyampaikan tiga poin pelaksanaan ibadah pada Idul Adha 1442 Hijriah.

Menurutnya surat edaran itu mengatur keseluruhan tempat ibadah melangsungkan kegiatan peribadatan ataupun keagamaan secara berjamaah selama masa PPKM Darurat.

Surat tersebut turut pula mengacu terhadap sejumlah kegiatan keagamaan pada perayaan Idul Adha 1442 Hijriah.

"Penyelenggaraan malam takbiran di masjid atau musala, baik dengan arak-arakan berjalan kaki maupun dengan kendaraan," tulis Benyamin dalam surat edarannya tersebut yang diterima pada, Kamis (15/7/2021).

"Dan Salat Idul Adha 1442 Hijriah yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan yang dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid dan musala ditiadakan," sambungnya.

Sementara, surat edaran tersebut turut pula mengeluarkan aturan dalam penyembelihan hewan kurban.

Baca juga: Sudah Alokasikan Uang Hampir Rp 1 Triliun, DKI Jakarta Tak Masuk Kalender Balap Formula E 2022

Baca juga: Batasi Mobilitas Warga Saat Malam Hari, Pemkot Jakarta Selatan Berencana Matikan Lampu Jalan

Baca juga: Hari Ini Mobil Vaksin Keliling DKI Datangi Wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara

Berikut aturan pada penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1442 Hijriah :

- Pembelian hewan kurban berlangsung dalam tiga hari, tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah untuk menghindari kerumunan warga di lokasi penyembelihan hewan kurban.

- Pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminansia (RPH-R) dalam hal keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R, pemotongan hewan kurban dapat dilakukan di luar RPH-R dengan protokol kesehatan yang ketat.

- Setiap pelaksanaan pemotongan hewan kurban diawasi Satuan Tugas Covid-19 dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan.

- Kegiatan penyembelihan, pengkulitan, dan pencacahan daging wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat, seperti penggunaan alat tidak boleh secara bergantian, memggunakan masker, penyediaan hand sanitizer atau tempat mencuci tangan.

- Kegiatan pemotongan hewan hanya boleh dihadiri oleh panitia dan dilaksanakan dengan membatasi jumlah petugas penyembelih hewan kurban yang memungkinkan penerapan protokol kesehatan.

- Pendistribusian daging diantarkan langsung ke rumah para penerima untuk menghindari kerumunan dan meminimalkan kontak fisik satu sama lain.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Pemkot Tangsel Keluarkan Surat Edaran, Salat Idul Adha Berjamaah di Masjid dan Lapangan Ditiadakan

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved