Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Klasifikasi Tingkat Keparahan Pasien Covid-19, Kenali Gejalanya Mulai Dari Ringan Hingga Kritis

Pada pasien tanpa gejala atau bergejala ringan diperbolehkan menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan dari tenaga kesehatan.

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
GETTY IMAGES via BBC INDONESIA
Ilustrasi Dokter Spesialis Paru, Nila Kartika Ratna menjelaskan soal gejala-gejala ke dalam klasifikasi tingkat keparahan pasien Covid-19. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kondisi setiap pasien yang terkonfirmasi Covid-19 berbeda-beda. Mulai dari yang tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, berat, hingga kritis.

Berbeda tingkat keparahannya, berbeda pula penanganannya.

Pada pasien tanpa gejala atau bergejala ringan diperbolehkan menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan dari tenaga kesehatan.

Dokter Spesialis Paru, Nila Kartika Ratna menjelaskan soal gejala-gejala ke dalam klasifikasi tingkat keparahan pasien Covid-19.

Hal itu dia sampaikan dalam webinar Manajemen Karantina atau Isolasi Mandiri di Rumah dan Peran Nutrisi, Suplemen Vitamin-Mineral, Herbal Serta Latihan Pernafasan bersama PDPOTJI.

Menurutnya, jika timbul gejala seperti demam, batuk, serta gejala tidak spesifik seperti nyeri tenggorokan, kongesti hidung, sakit kepala, diare, mual, tanpa ada bukti menyerang saluran pernafasan seperti pneumonia atau hipoksia maka pasien tersebut dikatagorikan ke dalam pasien dengan gejala ringan.

Baca juga: Ada 32 Rumah Sakit di Kota Tangerang Masih Menerima Pasien Noncovid-19

"Nah ketika dia sudah ada gejala sesak nafas, tapi saturasi oksigennya masih di atas 93, itu masih masuk ke dalam gejala sedang," kata dr Nila, Sabtu (17/7/2021).

Selanjutnya, pasien dikatagorikan sebagai pasien dengan gejala sedang apabila mengalami tanda klinis pneumonia. Seperti sesak nafas, demam, batuk, dan takipnea, tanpa pneumonia berat dengan saturasi oksigen masih di atas 93.

Sementara untuk pasien dalam katagori gejala berat, memiliki tanda klinis pneumonia seperti pernafasan berat atau sesak nafas dengan saturasi oksigen di bawah 93.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved