Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Ratusan Santri di Kota Tangerang Mulai Divaksinasi Covid-19

banyak 800 santri dan guru di Pondok Pesantren Darul Quran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh divaksinasi Covid-19.

Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Istimewa
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin saat memantau vaksinasi terhadap santri di Pondok Pesantren Darul Quran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Sabtu (17/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Santri di Kota Tangerang mulai diberikan vaksin Covid-19.

Seperti yang dilakukan di Pondok Pesantren Darul Quran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Cipondoh, Sabtu (17/7/2021).

Sebanyak 800 santri dan guru di pondok pesantren tersebut divaksinasi Covid-19.

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menjelaskan, vaksinasi tersebut untuk mempercepat herd immunity kepada pelajar usia 12-18 tahun.

"Agar seluruh masyarakat termasuk palajar dan santri juga mendapat vaksin. Sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali secara normal," jelas Sachrudin dalam keterangannya, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Ada 32 Rumah Sakit di Kota Tangerang Masih Menerima Pasien Noncovid-19

Selain itu, Sachrudin menjelaskan, diadakan kegiatan vaksinasi untuk santri adalah untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity)

Terutama pada masyarakat Kota Tangerang, yang ditargetkan menjapai 70 persen pada bulan Agustus 2021.

Baca juga: 26 Ribu Pedagang hingga Petugas Kebersihan Pasar di Jakarta Sudah Divaksin Covid-19

"Usaha untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 terus dilakukan, salah satunya dengan vakasinasi," ujar Sachrudin.

Sementara itu Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk meminimalisir resiko penularan Covid-19 terhadap para santri.

Baca juga: Ketahui 4 Hal Penting saat Membersihkan Ruangan Bekas Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Apa Saja?

"Supaya santri disini bisa mendapat kekebalan, karena mereka sering kontak dengan guru-guru atau orang umum yang masih beraktifitas di luar," pungkas Deonijiu de Fatima.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved