Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Fraksi PSI: Pemprov DKI Harus Fasilitasi Kebutuhan Kremasi Covid-19 di Jakarta

Anggota Komisi A DPRD Jakarta Fraksi PSI, August Hamonangan, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi kebutuhan kremasi jenazah Covid-19.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Istimewa via Kompas.com
Ilustrasi: Petugas kremasi jenazah terlantar di RSUP Sanglah, Senin (9/11). Anggota Komisi A DPRD Jakarta Fraksi PSI, August Hamonangan, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi kebutuhan kremasi jenazah Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota Komisi A DPRD Jakarta Fraksi PSI, August Hamonangan, meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi kebutuhan kremasi jenazah Covid-19.

Dia mengatakan, situasi ini semakin diperburuk dengan adanya lonjakan biaya kremasi jenazah Covid-19 hingga empat kali lipat dari harga normal.

"Fraksi PSI meminta Pemprov DKI menyediakan fasilitas krematorium Covid-19 di Jakarta," kata dia kepada Wartawan, Minggu (18/7/2021).

"Menentukan juga batas atas dari biaya kremasi sehingga tidak menambah beban duka keluarga yang ditinggalkan," lanjutnya.

Dia menjelaskan, warga Jakarta terdiri dari berbagai macam latar belakang agama dan budaya.

Baca juga: Bantu Kremasi Jenazah Umat Hindu yang Terpapar Covid-19, Kayu Bakar Dikirim ke Krematorium Cilincing

"Tentunya tidak bisa semua dimakamkan di TPU sehingga perlu ada alternatif dan solusi dari Pemprov DKI Jakarta," ucap August.

Dia melanjutkan, Jakarta layak memiliki fasilitas krematorium Covid-19 sendiri.

Terutama melihat kondisi rata-rata kasus harian di atas 10 ribu tiap harinya.

Secara kumulatif, lanjutnya, pun telah lebih dari 10 ribu jiwa meninggal akibat Covid-19 di Jakarta.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dapat menggunakan dana BTT yang tersisa sekira Rp186 miliar di bulan lalu untuk membangun krematorium tambahan.

Sejumlah kayu bakar dikirimkan pihak Kelurahan Semper Timur ke Krematorium Yayasan Daya Besar Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021), untuk membantu proses kremasi umat Hindu yang terpapar Covid-19.
Sejumlah kayu bakar dikirimkan pihak Kelurahan Semper Timur ke Krematorium Yayasan Daya Besar Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (15/7/2021), untuk membantu proses kremasi umat Hindu yang terpapar Covid-19. (Kelurahan Semper)

Dengan begitu, kata dia, warga Jakarta yang membutuhkan tidak lagi harus ke luar kota guna mendapatkan layanan kremasi.

"Penggunaan dana BTT ini jelas sangat membantu keluarga yang membutuhkan layanan kremasi," ucap August.

Baca juga: FATAL Jenazah Bisa Tertukar, Jasad Umat Muslim Terlanjur Dikremasi, Pihak Rumah Sakit Diperiksa

"Jangan sampai ada yang merasa tidak dipedulikan di masa darurat seperti sekarang ini," lanjut August.

Dia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta harus sigap menerima pengaduan warga jika ditemukan tindak pungli atau peningkatan biaya kremasi yang tidak wajar.

"Jangan sampai ada yang meraup untung dari kemalangan yang diderita orang lain, karena itu tindakan yang amat keji," kata dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved