Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kecamatan Cipayung Distribusikan 700 Paket Obat dari Presiden Jokowi ke Warga yang Isolasi Mandiri

Satgas Covid-19 Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur mendistribusikan bantuan paket obat dari Presiden Joko Widodo

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
ILUSTRASI Penyerahan bantuan paket obat, vitamin dan sembako dari Lemhannas ke jajaran Polrestro Jakarta Timur di Mapolrestro Jakarta Timur, Sabtu (17/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Satgas Covid-19 Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur mendistribusikan bantuan paket obat dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi bagi warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Camat Cipayung Fajar Eko Satrio mengatakan distribusi bantuan untuk warga terkonfirmasi Covid-19 yang tidak mampu tersebut sudah dimulai sejak Kamis (15/7/2021) saat bantuan diterima.

"Bantuan yang didapat sebanyak 350 paket 2 dan 350 paket 3. Sasaran penerima paket bantuan warga isoman yang tidak mampu," kata Fajar saat dikonfirmasi di Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (18/7/2021).

Paket 2 dan 3 dimaksud merupakan kategori yang ditetapkan pemerintah pusat dalam distribusi bantuan untuk warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah karena terkonfirmasi Covid-19.

Paket 1 berisi vitamin untuk warga terkonfirmasi tanpa gejala terpapar Covid-19, paket 2 berisi vitamin dan obat untuk warga terkonfirmasi dengan keluhan demam dan kehilangan penciuman.

Sementara paket 3 berisi vitamin dan obat terkonfirmasi Covid-19 disertai keluhan demam dan batuk kering, ketiga paket ini ditujukan untuk mempercepat kesembuhan warga terkonfirmasi.

Baca juga: Bukan Menunda, Presiden Jokowi Batalkan Vaksinasi Berbayar Melalui Kimia Farma

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Penyaluran Bansos Beras Jangan Terlambat

"Untuk distribusi obat dilakukan berdasar pemantauan tim medis Puskesmas Kecamatan Cipayung yang melakukan pemantauan terhadap warga selama menjalani isolasi mandiri di rumah," ujarnya.

Fajar menuturkan distribusi paket bantuan vitamin dan obat ditentukan pihak Puskesmas karena kebutuhan masing-masing pasien berbeda, dalam hal ini dokter yang paling mengetahui.

Isolasi mandiri di rumah hingga rujukan ke RS dan tempat isolasi warga terkonfirmasi Covid-19 pun berdasar keputusan pihak Puskesmas yang melakukan pemeriksaan kondisi masing-masing pasien.

"Isoman ada syarat hari yang sudah dilalui dan gejala, dokter yang lebih tahu. Untuk pendistribusian paket vitamin dan obat Puskesmas berkoordinasi dengan Kelurahan dan Satgas Covid-19 RT/RW setempat," tuturnya.

Secara nasional, pendistribusian paket obat untuk warga terkonfirmasi yang menjalani isolasi mandiri di rumah ini dilakukan bertahap, tahap pertama 300.000 dibagikan di Pulau Jawa dan Bali.

Sementara tahap kedua bantuan paket obat serupa dengan jumlah sebanyak 300.000 dibagikan di luar pulau Jawa dan Bali, dalam pendistribusiannya Presiden Joko Widodo meminta agar penerima tepat sasaran.

"Saya minta agar dilakukan pengawasan yang ketat di lapangan agar program ini betul-betul bisa maksimal mengurangi risiko karena Covid-19 dan membantu pengobatan warga yang menderita Covid-19," kata Jokowi, Kamis (15/7/2021). (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved