Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Bekasi

Ketahuan Bawa Penumpang Mudik, 10 Travel Gelap Diamankan Polisi di Akses Masuk Tol Kabupaten Bekasi

asatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono mengatakan, pihaknya telah mengamankan sebanyak 10 unit kendaraan travel gelap.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Kendaraan travel gelap saat diamankan petugas usai kedapatan mengangkut penumpang mudik di Bekasi.   

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG - Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono mengatakan, pihaknya telah mengamankan sebanyak 10 unit kendaraan travel gelap yang ketahuan mengangkut penumpang mudik.

"Ada 10 kendaraan travel gelap yang kami amankan sejak kemarin, mereka tidak memiliki izin taryek tetapi mengangkut penumpang tujuan luar kota," kata Argo, Minggu (18/7/2021).

Argo menjelaskan, travel gelap tersebut terindikasi mengangkut penumpang yang hendak mudik di momen Iduladha 1442 Hijriyah.

Kendaraan travel ini lanjut dia, diamankan saat hendak memasuki Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat 4 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Kendaraan ini sengaja masuk di Cikarang Barat 4 untuk menghindari penyekatan di KM 31 Tol Jakarta Cikampek, padahal di gerbang tol tersebut ada penyekatan juga," jelasnya.

Seluruh kendaraan travel kemudian dibawa ke Kantor Laka Lantas Polres Metro Bekasi, sopir atau pemilik kendaraan dikenakan pidana pasal 308 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca juga: Polda Metro Jaya Gelar Razia Travel Gelap Cegah Penumpang Mudik Iduladha

Pasal tersebut berkaitan dengan, kendaraan plat hitam dan atau kendaraan angkutan barang membawa penumpang dapat dikenakan hukuman penjara 2 bulan atau denda Rp500 ribu.

"Karena seluruh merupakan plat hitam tidak memiliki izin taryek mengangkut penumpang, satu mobil rata-rata berisi 13 orang," jelasnya.

Penumpang yang memilih menggunakan travel gelap lanjut Argo, merupakan mereka yang hendak pulang kampung dan menghidari penyekatan serta pemeriksaan protokol kesehatan.

"Di dalam kendaraan travel ini juga tidak memenuhi penerapan prokes, penumpang tidak swab terlebih dahulu duduk tidak dijaga jarak," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved