Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Ojek Online Bebas Melintas di Pos Penyekatan Selama PPKM Darurat, Masuk Kategori Prioritas

Driver ojek online (ojol) bebas melintas di jalur atau pos penyekatan yang dibuat polisi pada saat PPKM Darurat. ojol masuk dalam kategori prioritas

Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Polisi memberikan sosialisasi kepada ojek online yang hendak melintas di jalan raya Lenteng Agung pada Senin (5/7/2021) - Driver ojek online (ojol) bebas melintas di jalur atau pos penyekatan yang dibuat polisi pada saat PPKM Darurat. ojol masuk dalam kategori prioritas 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Driver ojek online (ojol) bebas melintas di jalur atau pos penyekatan yang dibuat polisi pada saat PPKM Darurat.

Kabar tersebut disampaikan secara langsung oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo.

Menurutnya, para driver ojol masuk dalam kategori prioritas selama PPKM Darurat diberlakukan.

TONTON JUGA

Dengan begitu, semua driver ojol dapat melintasi jalur atau titik pos penyekatan yang dibuat petugas di lapangan.

"Ya kalau untuk ojol sih kita prioritaskanlah, boleh (melintas)," kata Sambodo kepada awak media, dikutip Minggu (18/7/2021).

Banyak masyarakat yang bekerja dan beraktifitas dari rumah menjadi dasar pihak kepolisian menjadikan mitra ojol masuk dalam kategori prioritas.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat diwawancarai terkait penyekatan di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2021).
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo saat diwawancarai terkait penyekatan di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM)

Sebab kata Sambodo, banyak keperluan masyarakat yang sedianya harus ke luar rumah bisa ditangani oleh mitra ojek online tersebut.

"Karena kan memang dimasa pandemi ini kan orang stay at home di rumah. Jadi untuk mengurus paket, makanan dan segala macam kan tentu mereka menggunakan ojek online," ucapnya.

Baca juga: Batal Rilis Lagu Oh, Arofah”, Wakil Wali Kota Depok Sebut Banyak Masukan yang Kurang Bagus

Baca juga: Waktu Tepat Mengucapkan Fii Amanillah, Ketika Orang Bepergian hingga yang Terkena Musibah

Baca juga: Bikin Konten Challenge Malaikat Maut, Remaja Ini Alami Luka Serius Usai Terlindas Truk di Cikarang

Kendati begitu kata Sambodo, setiap ojol diimbau untuk mengantongi surat tanda registrasi pekerja (STRP) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved