Breaking News:

Cerita Kriminal

Pagi-pagi Buta Polisi Ringkus Oknum Petugas Rutan Depok di Slipi, Sabu hingga Bong Hisap Diamankan

Aparat Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat mengamankan seorang petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Depok, terkait tindak pidana penyalahgunaan.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA/Humas Polres Metro Jakarta Barat
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona (kiri) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Aparat Polres Metro Jakarta Barat mengamankan seorang petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Depok, terkait tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

Dikonfirmasi hal ini, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar, tak menampik adanya kabar tersebut.

Meski tak menyebut detail jabatan dan identitas pelaku yang diamankan, Ronaldo menuturkan bahwa pihaknya mengamankan seorang petugas Rutan Kelas 1 Depok berinisial A.

"Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat telah mengamankan seorang petugas Lapas Depok yang berinisial A pada hari Jumat 25 Juni 2021, pukul 03.30 WIB,” ujar Ronaldo melalui pesan singkat pada TribunJakarta.com, Minggu (18/7/2021).

Ronaldo mengatakan, yang bersangkutan diamankan pihaknya di sebuah kamar kos yang ada di bilangan Slipi, Jakarta Barat.

"Di salah satu kamar kos di daerah Slipi Jakarta Barat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ronaldo menuturkan pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,52 gram.

"Barang bukti yang diamankan dari tersangka A adalah satu paket narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,52 gram, satu buah alat hisap narkotika jenis sabu berupa cangklong, bong bekas sisa pakai, empat butir obat alprazolam dan satu unit handphone,” ungkapnya.

Baca juga: Petaka di Lokasi Favorit Remaja Bikin Konten Hadang Truk di Bekasi, Polisi Ingatkan Orangtua Waspada

Baca juga: Data Ketersediaan Tempat Tidur di 24 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Kota Depok, Minggu 18 Juli 2021

"Hasil cek urine yang dilakukan terhadap tersangka A yaitu positif mengandung narkotika Jenis amphetamine, methamphetamine, dan benzo,” ujarnya.

Terakhir, Ronaldo berujar bahwa dikenakan Pasal 112 Ayat 1, subsider Pasal 127 Ayat 1 huruf A Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dan Pasal 62 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang psikotropika dengan ancaman kurungan penjara maksimal 12 tahun.

"Tersangka A telah dilakukan penahanan sejak tanggal 28 Juni 2021. Dalam penanganan perkara ini Satresnarkoba Polres Metro Jakbar juga telah berkoordinasi dengan Kemenkumham dan Ditjenpas. Perkembangan saat ini penyidik telah melengkapi dan mengirimkan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat,” ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved