Breaking News:

Viral di Media Sosial

Petaka di Lokasi Favorit Remaja Bikin Konten Hadang Truk di Bekasi, Polisi Ingatkan Orangtua Waspada

Aksi nekat dilakukan sekelompok remaja di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi membuat konten video media sosial dengan cara mengadang truk

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
Tangkap Layar
tangkapan layar video konten detik-detik remaja di Bekasi terlindas truk. 

Namun, pengemudi truk saat itu tidak menghentikan laju kendaraannya saat diadang sekelompok remaja.

Petakan kemudian muncul, sejumlah remaja yang melakukan aksi nekat terlindas truk bermuatan tanah hingga satu diantaranya meninggal dunia dan satu lagi luka parah.

Sopir Truk Masih Diburu

Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKB Argo Wiyono mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih memburu sopir truk yang melindas remaja bikin video berbahaya.

"Sampai saat ini memang kita masih melakukan upaya pencarian dari pengemudi truk itu," kata Argo.

Argo menambahkan, status sopir truk dalam kasus ini juga belum ditentukan apakah dia tersangka atau masih sebatas saksi.

"Kemudian untuk penentuan status si supir truk sendiri, kami juga masih menunggu. kita harapkan pengemudi truk ini koperatif bisa datang untuk memberikan keterangan ke kantor kepolisian," jelasnya.

TONTON JUGA

Identitas sang sopir juga belum dapat diketahui, sebab, video yang merekam detik-detik remaja terlindas dan rekaman CCTV jalan tidak dapat membantu mengidentifikasi nomor kendaraan.

"Masih dalam pencarian, identitas yang ada itu memang masih kita dalami karena di nomer polisi yang kita tangkap dari kamera ETLE ini untuk angka huruf belakangnya itu masih kabur (kurang jelas), jadi masih kita lakukan pendalaman terus," terangnya.

Kelompok Remaja Sudah Lima Kali Bikin Konten

Kelompok remaja FA yang tewas terlindas truk di Cikarang Utara, sudah lima kali beraksi membuat konten video adegan berbahaya.

"Kelompok yang kemarin di Cikarang, mereka sudah melakukan di lima titik berpindah-pindah," kata Argo.

Lima titik itu lanjut Argo diantaranya, sepanjang jalan utama wilayah Cikarang Utara, Cikarang Barat, Kedungwaringin, Cikarang Selatan dan Tambun Selatan.

Dia menambahkan, masyarakat diminta agar membantu pihak kepolisian jika di dekat wilayahnya kerap terjadi aksi nekat remaja membuat konten berbahaya.

"Kalau ada info seperti ini, infokan ke polisi, di mana (lokasinya), jadi kita akan lakukan upaya pencegahan yang lebih optimal," ucapnya.

TONTON JUGA

"Laporannya ke mana, kita ada IG (instagram) dan twitter. Hal-hal itu lebih cepet kalo di sosmed biar ke depannya enggak terjadi yang tidak diinginkan," tambahnya.

Aksi Nekat Bikin Konten Berbahaya Belum Dikategorikan Pidana

Aksi remaja bikin konten video hadang truk di Cikarang Utara belum dapat dikategorikan tindakan pidana, hal ini disampaikan Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono.

"Untuk para pelaku (remaja) ini sendiri kalau secara pidana memang kita sudah komunikasi dengan pihak Reskrim, belum dapat kita kategorikan," kata Argo.

Menurut Argo, meski para remaja melakukan penghadangan truk yang sedang melintas, tidak ada upaya atau itikad melakukannya kekerasan.

"Karena yang dilakukan pada saat itu walaupun ada penghadangan tapi memang tidak ada upaya penyerta, seperti pengerusakan atau menganiayaan," terangnya.

Apa yang dilakukan kelompok remaja di Jalan RE Mratadinata Cikarang Utara murni membuat konten, hanya saja berujung maut karena yang dilakukan berbahaya dan tidak patut dicontoh.

"Jadi memang murni mereka hanya membuat konten konten, tapi memang yang dilakukan cukup beresiko," jelasnya.

Baca juga: Ringankan Beban Warga, PLN Bagi-bagi Sembako ke Yayasan Panti Asuhan di Bekasi

Sementara untuk sopir truk, Argo juga belum dapat memastikan yang bersangkutan benar-benar bersalah di mata hukum karena belum diperiksa.

"Kemudian untuk penentuan status si supir truk sendiri, kami juga masih menunggu. Kita harapkan pengemudi truk ini koperatif bisa datang untuk memberikan keterangan ke kantor kepolisian," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved