Breaking News:

Viral di Medsos

Polisi Periksa 10 Saksi Insiden Remaja Terlindas Truk di Cikarang: Cuma karena Mau Viral & Terkenal

Polisi telah memeriksa sebanyak 10 orang saksi terkait insiden remaja tewas gara-gara buat konten hadang truk di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Septiana
Tangkap Layar
tangkapan layar video konten detik-detik remaja di Bekasi terlindas truk - Polisi telah memeriksa sebanyak 10 orang saksi terkait insiden remaja tewas gara-gara buat konten hadang truk di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, CIKARANG UTARA - Polres Metro Bekasi sejauh ini telah memeriksa sebanyak 10 orang saksi terkait insiden remaja tewas gara-gara buat konten hadang truk di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono mengatakan, 10 orang saksi berasal dari teman-teman korban remaja yang tewas serta orangtuanya.

TONTON JUGA

"Teman-temannya sudah diperiksa semua, sampai hari ini sudah 10 orang yang kita periksa, termasuk orang tuanya korban, kemudian teman-temannya yang hari itu ada di lokasi, sudah kita mintai keterangan," kata Argo Minggu (18/7/2022).

Argo memastikan, motif utama kelompok remaja ini murni membuat konten video.

Mereka sudah melakukan berulang kali dan mengunggah hasil konten buatannya ke media sosial.

Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono di Pos Penyekatan Sasak Jarang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (16/7/2021).
Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono di Pos Penyekatan Sasak Jarang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jumat (16/7/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Kelompok remaja ini memiliki tim, mereka memiliki tugas masing-masing sebagai aktor yang menyetop truk, memvideokan, mengedit bahkan bantu memviralkan.

"Jadi mereka itu punya konten di Facebook, jadi Facebooknya itu dia memang membuat konten seolah-olah memberhentikan kendaraan dengan kekuatan, jadi menahan truk gitu, memang mencari sensasi supaya viral dan terkenal juga, awalnya seperti itu," terangnya.

Baca juga: Kelurahan Ciracas Sediakan Tabung Oksigen Pinjaman Gratis Bagi Warga yang Sedang Isolasi Mandiri

Baca juga: Lagi Nyapu, Lutut Sri Gemetar Lihat Bayi Laki-laki Terbungkus Kantong Kresek: Dikira Anak Kucing

Baca juga: Akal Bulus 2 Dokter Jual Sisa Vaksin Covid-19 Raup Ratusan Juta, Harga Sekali Suntik Rp 250 Ribu

Dari hasil penyelidikan polisi, kelompok remaja ini biasa mengunggah hasil video konten berbahaya di akun Facebook Jan Stovia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved