Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

UPDATE Kasus Covid-19 di Jakarta Timur: 1.318 Warga Ciracas Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur mencatat sebanyak 1.318 warganya yang terkonfirmasi Covid-19 kini menjalani isolasi mandiri

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
SHUTTERSTOCK/irem01
Ilustrasi isolasi mandiri di rumah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Satgas Covid-19 Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur mencatat sebanyak 1.318 warganya yang terkonfirmasi Covid-19 kini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Sekretaris Kecamatan Ciracas Nuke mengatakan jumlah tersebut akumulasi dari total warganya tersebar di lima Kelurahan yakni Ciracas, Cibubur, Kelapa Dua Wetan, Susukan, dan Rambutan.

"Berdasar data per tanggal 17 Juli 2021 jumlah warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah sebanyak 1.318. Untuk kasus aktif Covid-19 di Ciracas sekarang 1.485," kata Nuke saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (18/7/2021).

Bila dirinci hingga 17 Juli 2021 sebanyak 16 warga Kecamatan Ciracas yang terkonfirmasi Covid-19 dirawat di sejumlah RS rujukan pasien Covid-19, 93 di RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet.

Satu warga isolasi mandiri di hotel, 16 warga isolasi di Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, dan 41 warga menjalani isolasi di Rusun Nagrak, Jakarta Utara.

"Untuk warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah kondisinya dipantau tim medis dari Puskesmas, anggota Satgas RT/RW, Kelurahan, Kecamatan. Termasuk dari anggota Polsek dan Koramil," ujarnya.

Baca juga: Lurah Ciracas Sebut Sudah 50 Persen dari Total Warganya Sudah Suntik Vaksin Covid-19

Baca juga: Kelurahan Ciracas Sediakan Tabung Oksigen Pinjaman Gratis Bagi Warga yang Sedang Isolasi Mandiri

Nuke menuturkan selama menjalani isolasi mandiri di rumah warga mendapat pasokan logistik makanan siap saji dari Sudin Sosial Jakarta Timur dan dapur umum swadaya dibuka warga.

Pasalnya selama menjalani isolasi mandiri di rumah mereka tidak diperkenankan untuk keluar rumah guna mencegah penularan Covid-19 meluas di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kalau saat menjalani isolasi mandiri di rumah kondisi mereka memburuk dari tim Puskesmas langsung merujuk ke RS untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved