Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Fasilitas Kesehatan Nyaris Penuh, Anies: 1.900 Orang Antre Masuk Kamar Perawatan RS

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, beberapa pekan terakhir fasilitas kesehatan di ibu kota nyaris kolaps.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Ilustrasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, beberapa pekan terakhir fasilitas kesehatan di ibu kota nyaris kolaps. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui, beberapa pekan terakhir fasilitas kesehatan di ibu kota nyaris kolaps.

Bahkan, ia menyebut, antrean pasien mendapatkan kamar perawatan di rumah sakit cukup panjang.

"Jadi banyak sekali selama beberapa minggu ini masyarakat yang datang ke rumah sakit. Yang mengantre, yang berada di IGD menunggu bisa masuk kamar itu sekitar 1.900 orang," ucapnya, Senin (19/7/2021).

Saking penuhnya ruang IGD, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut, para pasien itu terpaksa dirawat di lorong-lorong rumah sakit.

Bahkan, ada juga rumah sakit yang harus mendirikan tenda-tenda darurat di halamannya.

Baca juga: Tingkat Keterisian Rumah Sakit di Kota Tangerang Belum Menunjukkan Penurunan Signifikan

"Lalu yang mengantre masuk IGD ada di lorong-lorong, ada di puskesmas, ada di rumah, itu bisa sampai 1.400 orang," ujarnya di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Untuk itu, Pemprov DKI terus berupaya menambah kapasitas fasilitas kesehatan yang ada di ibu kota, termasuk juga membuka Rumah Sakit Darurat di Asrama Haji, Jakarta Timur.

"Kami juga menugaskan, kepada lurah, camat, untuk mengidentifikasikan semua orang di wilayahnya yang sedang isolasi mandiri," kata Anies.

Baca juga: Simak Cara Mendaftar Vaksinasi Covid-19 Untuk Pelajar Tangerang Usia 12-17 Tahun

"Sehingga kebutuhan pokok mereka terpenuhi, kebutuhan obatnya terpenuhi," tambahnya menjelaskan.

Sebagai informasi, tingkat keteresian atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di DKI Jakarta mulai mengalami tren penurunan.

Data dari Dinas Kesehatan, BOR ruang isolasi berada di angka 89 persen dan ruang ICU 94 persen.

Baca juga: Target 73 Ribu Pelajar, Vaksinasi Covid-19 Umur 12 Tahun di Tangerang Mulai Berjalan

Angka ini membaik dibandingkan beberapa pekan lalu, di mana keterisian ruang isolasi sempat menyentuh angka 97 persen dan ICU 95 persen.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved